Tabanan, warnaberita.com – Suasana penuh semangat dan tawa mewarnai Lapangan Alit Saputra, Kamis (1/8/25), saat Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar lomba-lomba tradisional dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ratusan pegawai lintas perangkat daerah ambil bagian dalam kegiatan ini, yang menjadi bagian dari rangkaian acara Bulan Kemerdekaan di Tabanan.
Balap karung dan lomba terompah menjadi dua dari beberapa lomba yang digelar. Lintasan yang dipenuhi peserta membuat lapangan ramai oleh sorak-sorai pendukung. Kekompakan dan semangat gotong royong tampak jelas saat para peserta saling menyemangati satu sama lain. Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan upaya membangun kebersamaan di lingkungan kerja.
Dalam lomba balap karung, tim dari Dinas PUPRKP tampil gesit dan berhasil meraih juara pertama. Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan menyusul di posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, dalam lomba terompah, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) keluar sebagai pemenang, disusul Disdukcapil dan Dinas KB di posisi berikutnya.
Sebelum acara puncak lomba berlangsung, Pemkab Tabanan telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh Perangkat Daerah, Camat, Perbekel, dan Lurah agar turut memeriahkan peringatan kemerdekaan dengan menghias kantor masing-masing sejak 29 hingga 31 Juli 2025. Imbauan ini tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani secara elektronik oleh Ketua Umum Panitia Peringatan HUT RI ke-80 Kabupaten Tabanan, Drs. I Made Agus Harthawiguna, M.Si.
“Kami mengajak seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa untuk menunjukkan semangat nasionalisme dan gotong royong melalui kegiatan menghias kantor serta mengikuti lomba-lomba tradisional ini. Semangat ini adalah cerminan dari tema nasional tahun ini, yaitu ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’,” ujar Made Agus yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tabanan.
Melalui momentum ini, Pemkab Tabanan berharap semangat kemerdekaan tak hanya berhenti pada seremoni, tapi benar-benar menjadi pemantik untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat positif di lingkungan kerja, dan meningkatkan cinta terhadap tanah air. Antusiasme tinggi dari peserta dan dukungan penonton membuktikan bahwa semangat 17 Agustus tetap hidup dan menyala di hati masyarakat Tabanan.(*)
