Monday, April 20, 2026
HomeBALITabananTransformasi Layanan Desa, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Tegaskan Kembali Peran Posyandu 6...

Transformasi Layanan Desa, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Tegaskan Kembali Peran Posyandu 6 SPM

Tabanan, warnaberita.com – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang berlangsung di American Cruise College, Sangulan, Kediri, Tabanan, Rabu (26/11/25). Kegiatan ini menghadirkan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, sebagai narasumber utama.

Kegiatan diikuti oleh Sekretaris PKK Kabupaten Tabanan, sejumlah perangkat daerah terkait, serta perwakilan kader posyandu dari Kecamatan Penebel dan Kecamatan Tabanan. Para peserta memperdalam pemahaman mengenai implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai arah transformasi layanan di tingkat desa.

Dalam arahannya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menegaskan pentingnya memahami konsep Posyandu 6 SPM sebagai pondasi baru pelayanan masyarakat. “Posyandu 6 SPM ini harus kita pahami bersama. Saya terus mensosialisasikan secara berkelanjutan agar masyarakat lebih mengenal program ini dan para kader semakin paham tugas-tugasnya,” ujarnya, sembari mengapresiasi komitmen para kader yang terus bekerja tanpa mengenal lelah.

Baca Juga  Tabanan Raih Prestasi Nasional di Lomba Desa Ekspor 2025

Ia menjelaskan bahwa Posyandu 6 SPM merupakan program baru yang telah memiliki payung hukum melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Transformasi ini memperluas cakupan posyandu yang sebelumnya hanya fokus pada kesehatan, kini mencakup enam bidang: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum, dan sosial.

Ny. Rai Wahyuni juga menekankan peran penting kader sebagai pengumpul informasi terkait permasalahan masyarakat.

“Nanti masyarakat bisa menyampaikan masalah dan aspirasinya. Tugas kader hanya mencatat, dan selanjutnya OPD terkait akan membantu menyelesaikan sesuai bidangnya. Sosialisasi kepada masyarakat sangat penting agar mereka tahu bahwa posyandu sudah bertransformasi,” tegasnya.

Baca Juga  Pendaki Digigit Anjing Liar di Gunung Batukaru

Menurutnya, pola kerja Posyandu 6 SPM sejalan dengan program Bupati Tabanan, Bungan Desa atau Bupati Ngantor di Desa, yang mengusung sistem jemput bola. Pelayanan lintas sektor ini diharapkan memberi dampak nyata karena menjangkau kebutuhan dasar masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Rai Wahyuni menegaskan kembali komitmen Kabupaten Tabanan yang kini memiliki 832 posyandu. “Semua sudah memiliki SK Posyandu 6 SPM. Yang penting sekarang adalah implementasinya. Jangan hanya berhenti pada SK, tetapi harus benar-benar diterapkan di lapangan. Saya akan turun langsung memastikan pelaksanaannya, karena program ini luar biasa membantu masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Ajak Semua Pihak Bersinergi Dukung Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang di PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Luh Gede Parwati, melaporkan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus posyandu dalam memberikan layanan sesuai standar baru. Ia menyebutkan bahwa dari total 832 posyandu, terdapat 4.160 kader, dan pada kegiatan ini setiap posyandu diwakili satu orang kader.

Pelatihan dibagi menjadi lima tahap. Tahap pertama telah dilaksanakan pada 10 November 2025 untuk posyandu di Kecamatan Kediri dan Baturiti dengan jumlah 178 peserta. Tahap kedua yang berlangsung hari ini diikuti 216 peserta dari Kecamatan Tabanan dan Penebel.

“Kami berharap para kader dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sehingga pelayanan di Posyandu semakin optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru