Tabanan, warnaberita.com – Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. CV Tanteri yang berlokasi di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, sukses meraih Juara II Lomba Desa Ekspor Tahun 2025. Penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Nomor 74 Tahun 2025 dan diserahkan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia dalam peringatan Hari Desa Nasional di Boyolali, Kamis (15/1/26).
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen pelaku usaha desa di Tabanan dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal hingga mampu bersaing di kancah nasional. Lomba Desa Ekspor 2025 sendiri merupakan ajang bergengsi yang diikuti perwakilan dari 37 provinsi di seluruh Indonesia. Kompetisi ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap desa dan pelaku usaha yang berhasil mengangkat produk unggulan lokal hingga menembus pasar global.
Tak hanya itu, pada momentum yang sama, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia juga memberikan penghargaan kepada Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan sebagai Desa Berprestasi Binaan Kementerian/Lembaga. Keberhasilan CV Tanteri dan Desa Kukuh sekaligus menegaskan bahwa desa-desa di Tabanan memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Capaian ini tidak hanya mengharumkan nama Desa Pejaten dan Desa Kukuh, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Kabupaten Tabanan secara keseluruhan. Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap prestasi ini mampu memotivasi desa-desa lain dan para pelaku usaha untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran demi mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan besarnya potensi industri kreatif dan desa di Kabupaten Tabanan dalam mengembangkan produk unggulan berbasis kearifan lokal.
“Keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi desa dan pelaku usaha lainnya di Tabanan untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jejaring pemasaran demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. Ia menegaskan komitmen Dekranasda untuk terus mendukung pelaku usaha melalui pembinaan kualitas, inovasi produk, serta fasilitasi promosi dan pemasaran hingga tingkat internasional.
“Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan produk unggulan Tabanan mampu menembus pasar yang lebih luas serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Bunda Rai.(*)
