Friday, April 17, 2026
HomeBALITabananBupati Sanjaya Resmikan Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Desa Adat Kota Tabanan

Bupati Sanjaya Resmikan Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Desa Adat Kota Tabanan

Tabanan, warnaberita.com – Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap pelestarian adat, budaya, serta penguatan sarana upacara keagamaan, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri undangan ngupasaksi Upacara Pemelaspasan Gedung Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Desa Adat Kota Tabanan, Selasa (13/1/26).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya sekaligus meresmikan operasional Graha Yadnya yang berlokasi di Jalan Kresna No. 1, Tabanan, ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan gedung secara resmi.

Peresmian gedung ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh krama Desa Adat Kota Tabanan sebagai pusat kegiatan yadnya, sosial, dan kemasyarakatan. Keberadaan Graha Yadnya ini juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta kearifan lokal masyarakat setempat.

Turut hadir dalam acara tersebut Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda Tabanan atau yang mewakili, Sekda Tabanan, para Asisten Sekda, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bendesa Adat dan Perbekel se-Kecamatan Tabanan, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Baca Juga  Pemuda Buleleng Ekspor Gamelan Rindik Bambu ke Mancanegara

Upacara Pemelaspasan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Pesaji Dangin Carik, sebagai bentuk permohonan penyucian dan pembersihan secara niskala agar bangunan yang diresmikan memiliki taksu, serta memberikan kenyamanan, keselamatan, dan kedamaian bagi seluruh krama yang memanfaatkannya.

Bupati Sanjaya menegaskan bahwa pembangunan Graha Yadnya ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan wujud nyata kehadiran dan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendukung kehidupan beragama, adat, dan budaya masyarakat Bali.

“Graha Yadnya ini dibangun dengan tujuan mulia sebagai pusat kegiatan keagamaan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, mempermudah krama dalam mempersiapkan sarana upacara secara lebih tertata, serta menjadi simbol keharmonisan pembangunan Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  Gubernur Koster Ajak Semua Pihak Bersinergi Dukung Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Ia menambahkan, aktivitas yadnya merupakan napas kehidupan masyarakat Bali yang tidak dapat dipisahkan dari keseharian krama. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menghadirkan fasilitas yang layak, nyaman, dan representatif agar pelaksanaan upacara adat dan keagamaan dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan bermartabat.

Menurutnya, keberadaan bangunan yang megah dan fungsional juga harus diiringi dengan kesadaran kolektif untuk merawat dan menjaganya secara berkelanjutan.

“Membangun itu tidak mudah, tetapi merawat jauh lebih sulit. Untuk itu, saya titipkan Graha Yadnya ini kepada seluruh masyarakat dan pengelola agar dijaga kebersihan, kesucian, serta dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Graha Yadnya merupakan cerminan kesungguhan sradha bhakti masyarakat yang diharapkan mampu menjadi ruang penguat persatuan, gotong royong, dan nilai-nilai kebersamaan.

Sementara itu, Ketua Panitia I Gusti Made Adi Purama dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan penuh Bupati Tabanan terhadap Desa Adat Kota Tabanan. Ia menyebutkan bahwa Graha Yadnya Sanjayaning Singasana merupakan gagasan, konsep, sekaligus inisiatif langsung dari Bupati Tabanan yang telah lama diimpikan oleh krama desa adat.

Baca Juga  SMAN 1 Kediri Juara SMASTA Cup XXVII 2026 Usai Kalahkan SMAN 1 Tabanan 5–0

Ia juga menjelaskan bahwa kompleks Graha Yadnya dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti kori lumbung, gedung sekretariat, ballroom, bale pawedan, serta fasilitas pendukung lainnya yang terintegrasi dengan kawasan setra dan lingkungan desa adat.

Graha Yadnya Sanjayaning Singasana dijadwalkan mulai beroperasi pada Januari 2026 dan diharapkan menjadi pusat pelayanan kegiatan yadnya, upacara adat, serta kegiatan keagamaan masyarakat. Tidak hanya bagi Desa Adat Kota Tabanan, keberadaan graha ini juga diharapkan menjadi contoh pengelolaan fasilitas keagamaan yang tertata dan berkelanjutan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru