Distribusikan 677 Tong Komposter CSR, Bupati Badung Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber

0

Badung, warnaberita.com – Pemerintah Kabupaten Badung mendistribusikan 677 unit tong komposter yang bersumber dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP/CSR) untuk memperkuat transformasi pengelolaan sampah berbasis sumber. Program ini sekaligus merespons kebijakan pemerintah pusat terkait penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.

Bantuan difokuskan pada pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga, khususnya bagi warga yang belum memungkinkan membangun Teba Modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para perbekel/lurah dan kepala lingkungan se-Kecamatan Kuta Utara di Kantor Camat Kuta Utara, Selasa (10/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan persoalan sampah menjadi tantangan struktural yang semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan tingginya aktivitas pariwisata di Badung. Ketergantungan pada sistem pembuangan akhir dinilai tidak lagi relevan dan berpotensi memicu dampak lingkungan serta kesehatan, sekaligus menurunkan kualitas destinasi wisata.

Baca Juga  Buka Pandawa Festival XIV, Bupati Adi Arnawa Soroti Tren Penurunan Pariwisata Bali

“Pengelolaan sampah tidak bisa lagi bertumpu pada hilir. Penanganan dari sumber, terutama rumah tangga, merupakan prasyarat utama agar sistem pengelolaan sampah berjalan efektif dan berkelanjutan. Pemerintah pusat sudah memberikan batas waktu yang jelas. Di luar sampah spesifik, kita tidak lagi diizinkan membuang sampah ke TPA Suwung, artinya, kita tidak bisa main-main lagi,” ujarnya.

Menurut Bupati, perubahan paradigma harus dimulai dari pemilahan sampah sejak rumah tangga. Pemilahan organik dan anorganik mampu mengurangi beban TPA sekaligus membuka peluang nilai ekonomis melalui daur ulang sesuai prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R). Ia meminta camat, perbekel, lurah, dan kepala lingkungan aktif mengedukasi masyarakat serta memastikan kebijakan berjalan efektif melalui pembentukan satgas sampah.

“Tanpa pengawasan dan komitmen bersama, program ini tidak akan berjalan. Sampah adalah persoalan serius, apalagi Badung hidup dari sektor pariwisata,” ucapnya.

Baca Juga  Bupati Badung Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025

Ia juga mengapresiasi kontribusi sektor swasta melalui CSR sebagai bentuk kolaborasi multipihak dalam mempercepat perubahan pola pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Program tong komposter menjadi bagian strategi jangka menengah Pemkab Badung membangun sistem pengelolaan sampah terintegrasi dengan rumah tangga sebagai titik awal pengendalian.

Bupati menegaskan pengelolaan sampah akan menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja wilayah, disertai skema penghargaan dan insentif bagi desa dan kelurahan terbaik. Selain itu, Pemkab Badung bersama Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar menyiapkan fasilitas pengolahan residu melalui TPST Mengwitani dan TPST Padang Seni berkapasitas sekitar 300 ton per hari menggunakan teknologi non-insinerator.

“Momentum ini harus kita jadikan langkah awal untuk berubah. Kita harus bergerak sekarang,” tutupnya.

Baca Juga  Hadapi Lonjakan Nataru, Bandara Ngurah Rai Siap Layani 1,5 Juta Penumpang

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Badung, Anak Agung Putri Mas Agung, menjelaskan tong komposter dirancang untuk mengolah sampah organik seperti sisa makanan dan material biologis lainnya menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan kembali.

Ia merinci, bantuan berasal dari sejumlah perusahaan melalui program CSR, yakni Ayana Resort Bali (Yayasan Midplaza Peduli) 117 unit, BPD Bali 400 unit, Discovery Shopping Mall dan LV8 (PT Bali Cakrawala Utama) 50 unit, PDAM Badung 60 unit, serta Hotel Horison 50 unit. Sebanyak 567 unit siap didistribusikan per 12 Februari 2026, sementara 110 unit lainnya masih dalam proses pengadaan.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Badung, serta perbekel/lurah dan kepala lingkungan se-Kecamatan Kuta Utara.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here