Badung, warnaberita.com – Sebanyak 25 guru di Kabupaten Badung resmi naik jabatan menjadi kepala sekolah. Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah strategis memperkuat kualitas pendidikan di daerah pariwisata tersebut.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Kepala Sekolah kepada para guru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Badung. Penyerahan berlangsung di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (9/4/26).
Pengangkatan ini berdasarkan Surat Keputusan No : 444/053/HK/2026 tentang Pengangkatan Guru sebagai Kepala Sekolah pada Satuan Pendidikan yang diselenggarakan Pemerintah Daerah, yang ditetapkan pada 25 Februari 2026.
SK tersebut dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana. Sebanyak 25 guru resmi diangkat menjadi kepala sekolah negeri, terdiri atas 24 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 1 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dalam sambutannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pengangkatan kepala sekolah bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanah besar dalam upaya memajukan kualitas pendidikan di daerah.
“Pengangkatan sebagai Kepala Sekolah bukanlah sekadar formalitas administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi,” tegasnya.
Ia menilai kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran sekaligus penggerak peningkatan mutu pendidikan. Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi teladan, menciptakan lingkungan belajar kondusif, serta mendorong pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti pesatnya perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Badung, ditandai meningkatnya jumlah sekolah, termasuk sekolah swasta berstandar internasional. Kondisi ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Saat ini dunia pendidikan kita semakin kompetitif. Oleh karena itu, kepala sekolah dituntut memiliki inovasi dan kreativitas dalam mengelola satuan pendidikan agar mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing,” jelas Adi Arnawa.
Lebih lanjut, ia menegaskan pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, melalui pendidikan yang baik, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.
“Untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri, khususnya di daerah pariwisata seperti Badung, kita harus memiliki sumber daya manusia yang unggul. Hal tersebut hanya dapat dicapai melalui pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen meningkatkan akses dan kualitas pendidikan melalui berbagai program, di antaranya pemberian beasiswa dari jenjang dasar hingga pendidikan tinggi serta penyediaan program bimbingan belajar bagi masyarakat kurang mampu.
Bupati juga mengingatkan para kepala sekolah agar menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif, serta waspada terhadap pihak luar yang tidak berkepentingan. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan Dinas Pendidikan dalam setiap pengambilan kebijakan.
“Ciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Jangan sampai anak-anak merasa tidak betah di sekolah. Tunjukkan bahwa Anda layak memimpin dan mampu membawa perubahan,” ucapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota Komisi IV DPRD Badung, Made Suwardana, serta Sekretaris BKPSDM Badung, I Kadek Yuddy Artawan.(*)
