Sunday, April 26, 2026
HomeBALITabananPendaki 80 Tahun Tersesat di Gunung Batukaru

Pendaki 80 Tahun Tersesat di Gunung Batukaru

Tabanan, warnaberita.com – Seorang pendaki lansia dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Batukaru. Hingga Minggu pagi, tim SAR gabungan masih berjibaku menyisir medan hutan lebat demi menemukan korban.

Upaya pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan terpisah dan tersesat dari rombongannya di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Informasi awal diterima oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada hari Minggu (26/4/26) pukul 04.40 Wita dari anggota BPBD Kabupaten Tabanan. Dari laporan tersebut, diperkirakan kejadiannya di hari Sabtu (25/4/26) sekitar pukul 14.00 Wita. Korban diketahui bernama Made Dibya (80), seorang warga asal Penebel, Tabanan.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

Mulanya Made Dibya bersama 13 orang lainnya berangkat dari jalur pendakian Desa Sarin Buana kurang lebih pukul 06.00 Wita. Namun dalam perjalanan hanya 10 orang saja yang masih bisa melanjutkan pendakian. Sore harinya, saat mereka telah kembali tiba ke titik awal, baru disadari ada 1 orang belum bergabung. Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Tabanan, akan tetapi korban belum berhasil ditemukan.

Tim SAR gabungan pun bergerak cepat. Pagi tadi, sebanyak 7 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Mereka dilengkapi dengan peralatan mountaineering, perlengkapan medis, serta drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian melalui udara.

Baca Juga  Tabanan Raih Insentif Fiskal Nasional atas Keberhasilan Tekan Stunting

Medan di kawasan Gunung Batukaru yang dikenal cukup terjal dan berhutan lebat menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Meski demikian, tim tetap berupaya maksimal dengan menyisir jalur pendakian serta area yang diduga menjadi titik terpisahnya korban dari rombongan.

Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (7 personel), Polsek Penebel (2 personel), BPBD Kabupaten Tabanan (5 personel), masyarakat setempat, serta rekan korban. Sinergi antarinstansi ini diharapkan mampu mempercepat proses pencarian korban yang hingga kini belum ditemukan.

Pihak terkait juga mengimbau para pendaki agar selalu memperhatikan kondisi fisik, cuaca, serta tetap bersama rombongan saat melakukan pendakian, guna menghindari kejadian serupa.(*)

Baca Juga  Pendaki Digigit Anjing Liar di Gunung Batukaru

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru