Denpasar, warnaberita.com – Libur panjang empat hari kerap memicu lonjakan konsumsi energi. Namun, masyarakat Bali tak perlu khawatir, Pertamina memastikan pasokan tetap aman selama momen Kenaikan Isa Almasih.
Masyarakat di seluruh Indonesia menikmati long weekend selama empat hari, mulai Kamis (14/5/26) hingga Minggu (17/5/26). Momentum ini bertepatan dengan perayaan Kenaikan Isa Almasih yang menjadi hari besar umat Kristiani.
Mengantisipasi peningkatan aktivitas selama libur panjang, Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Bali dalam kondisi aman. Baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG disebut tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa seluruh infrastruktur distribusi telah disiagakan. Selain itu, tim Pertamina juga tetap bersiaga di lapangan untuk memastikan penyaluran berjalan lancar.
“Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat. Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM,” terang Ahad.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 55 persen dari rata-rata harian. Total tambahan mencapai 147.840 tabung LPG untuk wilayah Bali. Jumlah ini dinilai cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama libur panjang.
Ahad juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Ia menegaskan bahwa stok energi dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga tidak perlu terjadi panic buying.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutup Ahad.
Selain itu, Pertamina mengajak masyarakat menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kg yang merupakan produk subsidi diharapkan hanya digunakan oleh masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat mampu diarahkan menggunakan LPG non-subsidi seperti Brightgas.
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan dan produk, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.(*)
