Badung, warnaberita com – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat. Hal ini terlihat saat Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta menyerahkan Piagam Penghargaan Tertib Administrasi Pengurusan Akta Kematian dan Kartu Keluarga (KK) kepada ahli waris I Made Subagia, putra dari almarhum Ni Wayan Rempi, di Banjar Belawan, Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (27/7/2026).
Penyerahan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil I Made Sudita, Perbekel Abiansemal Dauh Yeh Cani I Made Budiana, Bendesa Adat Abiansemal IB. Mas Arimbawa, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Wabup Bagus Alit Sucipta menegaskan kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat, khususnya dalam situasi duka. Melalui program Reward Tertib Administrasi Pelaporan Kematian, Pemkab Badung memberikan bantuan sebesar Rp10 juta kepada ahli waris.
“Kehadiran kami bersama jajaran Pemerintah Daerah dan tokoh masyarakat merupakan bentuk empati, simpati, sekaligus kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, baik pada masa duka maupun saat melaksanakan rangkaian upacara Pitra Yadnya,” ujar Wabup.
Ia menjelaskan, program ini merupakan pengembangan dari Santunan Kematian yang kini disesuaikan dengan regulasi terbaru melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Bantuan tersebut langsung ditransfer ke rekening ahli waris, sehingga prosesnya lebih cepat dan transparan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Perbekel Desa Dauh Yeh Cani I Made Budiana menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemkab Badung kepada warganya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu keluarga dalam menjalankan rangkaian upacara adat.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati dan rombongan. Bantuan serta dokumen akta kematian ini tentu sangat berarti bagi keluarga yang ditinggalkan untuk membantu kelancaran prosesi upakara dan upacara adat yang sedang berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program ini merupakan wujud sinergi harmonis antara pemerintah dinas dan desa adat dalam memberikan pelayanan yang terintegrasi kepada masyarakat, terutama dalam pengurusan administrasi kependudukan di saat-saat krusial.
Sebagai bentuk empati, pemerintah desa bersama masyarakat juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum. “Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik dan mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa), serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” tambahnya.
Dengan program ini, Pemkab Badung tidak hanya mempercepat layanan administrasi, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan haknya secara layak dan bermartabat di tengah situasi duka.(*)
