Tuesday, August 11, 2026
HomeBALIBangliGOW Bangli Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SMPN 1 Kintamani

GOW Bangli Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SMPN 1 Kintamani

Bangli, warnaberita.com – Perundungan atau bullying masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius di lingkungan pendidikan. Karena itu, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bangli terus mendorong terciptanya sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari tindakan yang dapat menyakiti peserta didik.

Komitmen tersebut diwujudkan GOW Kabupaten Bangli melalui sosialisasi pencegahan bullying di SMPN 1 Kintamani, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menyasar puluhan siswa dan menjadi momentum untuk membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menghargai serta menghormati sesama.

Kepala SMPN 1 Kintamani, I Dewa Ayu Raka Dewi, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran GOW Kabupaten Bangli memberikan motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman.

Baca Juga  728 Siswa SMK N 4 Bangli Nikmati Program MBG

“Kehadiran Ibu Ketua GOW beserta rombongan menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari bullying. Semoga melalui kegiatan ini, peserta didik kami semakin memahami pentingnya saling menghargai, menyayangi, menghormati perbedaan, serta berani mencegah dan melaporkan tindakan bullying,” ujar Raka Dewi.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, mengajak para siswa menjadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar sekaligus mengembangkan diri.

“Jadikan sekolah ini tempat yang aman dan menyenangkan,” ajaknya.

Menurut Suciati Diar, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu. Lingkungan sekolah juga menjadi ruang bagi siswa untuk berinteraksi, membangun karakter, serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.

Baca Juga  Bupati Bangli Lantik 20 Pejabat Baru

Ia mengingatkan siswa agar tidak menjadikan perbedaan karakter, latar belakang maupun kemampuan sebagai alasan untuk merendahkan atau menyakiti teman. Sebaliknya, sikap saling menghargai dan menghormati perlu dibangun dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua GOW Bangli juga mengapresiasi jajaran SMPN 1 Kintamani yang telah mendukung pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia berharap pemahaman yang diperoleh siswa tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi diterapkan dalam pergaulan sehari-hari.

Dengan penerapan tersebut, budaya saling peduli dan menghormati diharapkan semakin kuat. Para siswa juga diharapkan memiliki keberanian untuk mencegah maupun melaporkan tindakan bullying apabila menemukannya di lingkungan sekolah.

Baca Juga  Tim SMPN 3 dan SMPN 1 Bangli Mohon Restu Bupati

Materi pencegahan bullying disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli, I Ketut Darmaja. Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai cara mengenali perilaku bullying serta pentingnya membangun hubungan pertemanan yang sehat.

Kegiatan ini sekaligus mengingatkan bahwa pencegahan perundungan membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah. Guru, siswa, dan lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif agar setiap anak merasa dihargai, diterima, dan terlindungi.

Melalui sosialisasi tersebut, GOW Kabupaten Bangli berharap kesadaran mengenai bahaya bullying dapat tumbuh sejak dini. Sekolah pun diharapkan menjadi ruang pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter anak yang peduli, menghormati perbedaan, dan mampu membangun pertemanan secara sehat.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru