Mandalika, warnaberita.com – Antusiasme pecinta balap motor dunia langsung membara di hari pertama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Tak hanya tiket seluruh kategori yang ludes terjual, pembalap Aprilia, Raul Fernandez, juga mencuri perhatian setelah mencatatkan rekor lap di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9/10/2026).
Ajang balap yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi unggulan sport tourism. Penyelenggara memastikan hari pertama berlangsung aman, tertib, dan kondusif di tengah tingginya antusiasme penonton.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengapresiasi dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami bersyukur hari pertama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 berlangsung dengan baik dan kondusif. Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, termasuk pengumuman tiket sold out untuk seluruh kategori, menjadi kebanggaan bagi kami. Terima kasih kepada seluruh penonton, masyarakat NTB, serta para pemangku kepentingan yang bersama-sama mendukung penyelenggaraan acara ini. Kami berkomitmen menjaga kelancaran seluruh rangkaian hingga hari terakhir,” ujarnya.
Dari lintasan, Raul Fernandez dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team tampil impresif pada sesi Practice MotoGP. Ia menjadi pembalap pertama dalam sesi tersebut yang menembus waktu di bawah 1 menit 29 detik.
Fernandez kemudian membukukan waktu 1 menit 28 detik, mengalahkan rekor lap Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing pada kualifikasi musim lalu dengan selisih 0,107 detik. Bezzecchi mengakhiri sesi latihan di posisi kedua, terpaut 0,219 detik dari Fernandez.
MotoGP Mandalika 2026 juga menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi Indonesia melalui keikutsertaan dua pembalap nasional, yakni Mario Suryo Aji di kelas Moto2™ dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3™. Keduanya diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di panggung internasional.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada Mario Aji dan Veda Ega sebagai Indonesian heroes yang membawa nama Indonesia di ajang balap dunia. Kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang kebanggaan nasional dan semangat generasi muda Indonesia,” tambahnya.
Selain balapan, penyelenggara menghadirkan program Students Go to Paddock yang diikuti 50 pelajar dan 10 guru dari berbagai sekolah di NTB. Program ini membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal dunia motorsport lebih dekat.
Kemariahan MotoGP Mandalika turut didukung Mandalika Street Food Festival (MSFF) Vol. 2 yang berlangsung hingga 10 Oktober 2026 di kawasan Bazaar Mandalika. Mengusung konsep community-based tourism bertema tropis, festival ini menawarkan alternatif aktivitas wisata bagi pengunjung.
Suasana hari pertama juga semakin semarak dengan lomba tari tradisional untuk anak sekolah serta penampilan Band Ungu dan Bapack Guru.
Penyelenggara terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran akses, pergerakan penonton, dan layanan di kawasan sirkuit. Melalui ajang ini, MotoGP Mandalika 2026 diharapkan tidak hanya menyuguhkan persaingan balap kelas dunia, tetapi juga mendorong pertumbuhan pariwisata dan perekonomian masyarakat NTB.(*)
