Wednesday, September 23, 2026
HomeBALIDenpasarBukan Kaleng-Kaleng, Siswa Smansa Denpasar Sabet Medali Perunggu OSN 2026 Cabang Informatika

Bukan Kaleng-Kaleng, Siswa Smansa Denpasar Sabet Medali Perunggu OSN 2026 Cabang Informatika

Denpasar, warnaberita.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Negeri 1 Denpasar atau Smansa Denpasar di tingkat nasional. I Gusti Ngurah Gede Angga Panji Kenanta, siswa kelas XII, berhasil membawa pulang medali perunggu Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 cabang Informatika.

Angga Panji menjadi satu-satunya siswa Smansa Denpasar yang berhasil meraih medali dalam ajang sains bergengsi tersebut. Prestasi ini sekaligus membawa nama Denpasar dan Bali bersaing di antara siswa-siswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

OSN 2026 jenjang pendidikan menengah digelar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai bagian dari upaya mendukung Manajemen Talenta Nasional. Untuk jenjang SMA, rangkaian final tingkat nasional dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur.

Perjalanan peserta menuju tingkat nasional berlangsung melalui sejumlah tahapan seleksi. Peserta terlebih dahulu mengikuti uji coba tingkat kabupaten/kota pada 6-7 Mei, kemudian seleksi kabupaten/kota pada 18-19 Juni 2026.

Baca Juga  Pemerataan Pendidikan Dokter Spesialis, Kemdiktisaintek Buka PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif di UNG

Peserta yang lolos melanjutkan uji coba tingkat provinsi pada 14-15 Juli dan seleksi tingkat provinsi pada 27-29 Juli 2026. Tahun ini, OSN kembali menerapkan tahapan semifinal setelah seleksi tingkat provinsi.

Semifinal berlangsung pada 12 Agustus 2026 dengan 100 peserta pada setiap mata pelajaran. Dari tahap tersebut, sebanyak 60 peserta dipilih untuk melaju ke final OSN 2026.

Final OSN 2026 berlangsung di UMM sejak Senin (14/9) dan ditutup pada Sabtu (19/9). Jumlah peserta tahun ini juga meningkat lebih dari 12 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Penutupan OSN Jenjang Pendidikan Menengah Tahun 2026 dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di UMM, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Dalam arahannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa OSN bukan sekadar kompetisi untuk mengejar medali. Menurutnya, ajang tersebut menjadi ruang untuk menemukan, memandu, sekaligus mengembangkan potensi akademik generasi muda Indonesia.

Baca Juga  Hidupkan Jejak Sejarah Bali dalam Bulan Bahasa Bali VIII

“Teruslah belajar untuk meraih cita-cita dan teruslah belajar agar kalian menjadi saintis Indonesia, ilmuwan Indonesia yang berkepribadian Pancasila, berakhlak mulia, dan akan membawa bangsa Indonesia meraih kemajuan dan kejayaan dengan kemajuan sains dan teknologi yang kalian kembangkan,” tutur Mendikdasmen.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sains dan teknologi yang tetap berakar pada potensi alam, sosial, serta budaya Indonesia. Para generasi muda diharapkan mampu menguasai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, tanpa meninggalkan nilai, moralitas, integritas, dan karakter bangsa.

Kepala SMA Negeri 1 Denpasar, M. Rida, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pencapaian Angga Panji. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan prestasi di lingkungan Smansa Denpasar terus berjalan.

“Sebagai Kepala SMA Negeri 1 Denpasar, saya merasa sangat bangga dan bersyukur atas raihan medali perunggu di ajang OSN 2026 ini, yang menjadi bukti nyata bahwa ekosistem pembinaan prestasi di Smansa sampai saat ini masih berjalan dengan baik,” katanya.

Baca Juga  Pasar Badung dan Kumbasari segera Beroperasi Kembali

Menurutnya, persaingan OSN tahun ini sangatlah ketat, namun kegigihan siswa, ketahanan mental, serta dedikasi yang tinggi dari para guru pembimbing akhirnya membuahkan hasil dan sekaligus mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional. “Saya berpesan agar pencapaian gemilang ini tidak sekadar menjadi kebanggaan hari ini, melainkan harus menjadi pemantik semangat juang bagi seluruh siswa Smansa untuk terus disiplin belajar, tidak pernah ragu pada potensi diri, dan berani bersaing di panggung yang lebih besar demi kejayaan Smansa di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Raihan medali perunggu Angga Panji menjadi catatan tersendiri bagi Smansa Denpasar. Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa persaingan di bidang Informatika semakin terbuka bagi pelajar daerah untuk tampil dan berprestasi di panggung nasional.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular