Monday, September 28, 2026
HomeBALIBadungLansia Badung Didorong Tetap Berdaya, Aktif, dan Bijak Bermedia Sosial

Lansia Badung Didorong Tetap Berdaya, Aktif, dan Bijak Bermedia Sosial

Badung, warnaberita.com – Usia lanjut bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru, pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia dapat menjadi kekuatan untuk terus berkarya sekaligus menginspirasi generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan inklusi Sekolah Lansia Berdaya yang digelar Pimpinan Daerah Aisyiyah Badung di Ruang Pertemuan Gosana III Sekretariat DPRD Badung, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan mengusung tema “Lansia Berdaya, Sehat, dan Bijak Bermedia Sosial di Era Digital”. Yunita yang juga merupakan anggota aktif DPRD Badung menekankan pentingnya mengubah pandangan terhadap kelompok lanjut usia.

Baca Juga  Bupati Badung Apresiasi Kuta Rock City Festival 2025

Menurutnya, lansia tidak seharusnya dipandang sebagai kelompok pasif yang hanya membutuhkan bantuan. Sebaliknya, mereka memiliki pengalaman, pengetahuan, serta nilai kehidupan yang dapat terus dibagikan kepada keluarga dan masyarakat.

“Usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk hidup, belajar, berbagi, dan bermanfaat tidak pernah mengenal batas. Lansia bukan kelompok yang harus selalu dibantu, melainkan sumber pengalaman, kebijaksanaan, kasih sayang, serta bagian penting dari keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Yunita kemudian menjelaskan konsep Lansia Berdaya yang mencakup kemandirian, keaktifan, produktivitas, serta kesehatan fisik dan mental. Ia mendorong para lansia mengisi waktu dengan berbagai kegiatan sederhana namun bermanfaat, seperti berkebun, membaca, hingga memasak.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Ajak Siswa SMAN 1 Kuta Bangun Karakter Berprestasi dan Sadar Lingkungan

Selain menjaga kesehatan dan aktivitas sehari-hari, Yunita menilai kemampuan menggunakan teknologi juga semakin penting. Perkembangan media sosial membuat lansia perlu memiliki pemahaman yang cukup agar dapat memperoleh informasi secara aman dan bertanggung jawab.

“Di era digital saat ini, kita semua harus tetap cakap dan bijak dalam memanfaatkan media sosial, terutama dalam menyaring informasi agar terhindar dari berita bohong (hoax),” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Siti Khalifah menjelaskan, program Sekolah Lansia Berdaya merupakan instruksi langsung dari Majelis Kesehatan Sosial Pusat.

Kegiatan yang turut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Badung Hj. Zachrolina tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi untuk menjaga keberdayaan para senior di Kabupaten Badung.

Baca Juga  BPK Turun ke Badung, Tiga Sektor Strategis Jadi Sasaran Pemeriksaan Selama 35 Hari

Melalui program ini, para lansia diharapkan tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga terus merawat semangat hidup, berbagi pengalaman, dan mengambil peran sebagai mentor bagi generasi muda.

Dengan demikian, keberadaan lansia tetap memiliki makna di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular