Bandung, warnaberita.com – Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Rumah Berdaya UPTD Pelayanan Sosial Griya Bina Karya Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Jumat (22/5/2026). Kunjungan ini difokuskan untuk mempelajari tata kelola fasilitas tempat tinggal sementara gratis bagi masyarakat kurang mampu, khususnya yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
Rombongan dipimpin Ketua K3S Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Gede Eka Sudarwitha. Kehadiran mereka disambut langsung Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Ningsih, bersama Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Ahmad Ade Hadeansyah.
UPTD Pelayanan Sosial Griya Bina Karya yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat merupakan fasilitas milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dikelola oleh Dinas Sosial. Layanan ini berfungsi sebagai pusat rehabilitasi sosial sekaligus pembinaan keterampilan bagi Gelandangan dan Pengemis (Gepeng). Dalam operasionalnya, fasilitas ini dilengkapi berbagai sarana pendukung yang terintegrasi dalam satu kawasan pelayanan.
Ketua K3S Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengapresiasi keterbukaan Dinas Sosial Jawa Barat dalam berbagi pengalaman dan inovasi pelayanan sosial.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih karena telah diterima dengan baik di sini. Harapan besar kami, melalui kunjungan kerja dan studi tiru ini, kami dapat memperoleh ide, wawasan, dan referensi nyata untuk kemudian kami kembangkan program serupa di Kabupaten Badung. Kami melihat betapa besar manfaat fasilitas ini bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat berobat. Kami berharap nantinya di Kabupaten Badung juga dapat mewujudkan layanan serupa, agar warga kami yang berobat ke rumah sakit daerah tidak lagi kesulitan mencari tempat tinggal dan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Ibu Noneng Komara Ningsih, menyambut baik kunjungan tersebut dan menjelaskan latar belakang berdirinya fasilitas ini.
“Saya merasa senang dan bangga atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian di UPTD Pelayanan Sosial Griya Bina Karya Dinas Sosial ini. Berdirinya UPTD ini karena adanya kebutuhan mendesak untuk menangani masalah sosial gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Jawa Barat serta menjalankan amanat undang-undang terkait kesejahteraan sosial,” ungkap Ibu Noneng.
Kunjungan berlangsung hangat dan interaktif. Kedua pihak berdiskusi mendalam mengenai mekanisme pelayanan, sistem pendanaan, hingga tata kelola operasional rumah singgah. Studi tiru ini menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi antar daerah sekaligus mempercepat terwujudnya layanan sosial inklusif di Kabupaten Badung.(*)
