Monday, April 27, 2026
HomeBALIBulelengTransportasi dan Relawan Kebersihan Siap Sukseskan Bulfest 2025

Transportasi dan Relawan Kebersihan Siap Sukseskan Bulfest 2025

Buleleng, warnaberita.com – Berbagai persiapan jelang Buleleng Festival (Bulfest) 2025 yang akan berlangsung pada 18–23 Agustus terus dimatangkan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah moda transportasi menuju lokasi utama di pusat Kota Singaraja, serta pengelolaan sampah selama festival.

Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng menyiapkan dua moda transportasi gratis bagi masyarakat, yakni angkutan kota (angkot) dan transportasi tradisional dokar. Langkah ini diambil karena tiga ruas jalan protokol, Jalan Veteran, Jalan Ngurah Rai, dan Jalan Pahlawan, akan ditutup total selama enam hari pelaksanaan Bulfest.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Buleleng, Jasa Raharja, Satpol PP, BPBD, Dinas Damkar, Dinas Kominfo, dan Dinas Kesehatan. “Berdasarkan kelengkapan dan kelaikan kendaraan, dari total 50 kendaraan kami rekomendasikan 27 kendaraan. Seluruhnya akan disebar di tiga terminal, yaitu Penarukan, Banyuasri, dan Sukasada,” jelasnya.

Baca Juga  Pelari Kenakan Topeng Tradisional hingga Modern

Selain itu, dua dokar akan disiagakan di Jalan Dr. Sutomo, Pasar Anyar Buleleng, untuk mengantar pengunjung ke area festival. “Kenapa hanya dua dokar? Karena lima dokar lain kudanya sudah tua,” tambahnya. Sopir angkot dan kusir dokar akan mendapat insentif Rp200 ribu per hari selama enam hari, dibayarkan sekaligus tanpa tergantung jumlah penumpang.

Sementara itu, aspek kebersihan juga menjadi fokus utama. Sebanyak 135 relawan kebersihan menerima perlengkapan kerja dari Sekda Buleleng sekaligus Ketua Panitia Bulfest, Gede Suyasa. “Kami tidak ingin Buleleng Festival menjadi sumber tambahan masalah sampah. Sampah organik akan diolah menjadi pupuk, sementara plastik akan diubah menjadi karya seni dan produk UMKM,” ujarnya.

Baca Juga  Putu Bunga Adelia Wakili Indonesia di Thailand

Puncak inovasi pengolahan sampah akan ditampilkan melalui dua topeng wayang raksasa berukuran 6,5 meter di panggung utama, terbuat dari total tiga ton sampah plastik, lengkap dengan teknologi projection mapping.

Salah satu relawan, I Ketut Derestika, menegaskan bahwa tugas mereka tidak hanya membersihkan, tetapi juga mengedukasi pengunjung dan pedagang agar memilah sampah dengan benar. “Harapannya, kesadaran masyarakat meningkat dan Buleleng semakin bersih,” katanya penuh semangat.

Dengan dukungan transportasi ramah lingkungan dan relawan yang berdedikasi, Bulfest 2025 diharapkan menjadi perayaan budaya yang tidak hanya meriah, tetapi juga peduli terhadap lingkungan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru