Monday, April 20, 2026
HomeGAYA HIDUPKesehatanPercepat Penanganan Korban Bencana, Kemenkes Tambah Logistik dan Tim Medis

Percepat Penanganan Korban Bencana, Kemenkes Tambah Logistik dan Tim Medis

Jakarta, warnaberita.com – Hingga Selasa (2/12/2025), tim penyelamat terus berjuang menjangkau warga yang terisolir pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain bantuan pangan, kebutuhan akan logistik dan tenaga kesehatan juga sangat mendesak.

Karena itu, Kementerian Kesehatan RI bergerak cepat menambah dukungan layanan dan logistik kesehatan dan berkoordinasi erat dengan dinas kesehatan daerah untuk memastikan kebutuhan kesehatan warga terpenuhi tanpa jeda.

Sebagai langkah awal, rapid health assessment langsung telah dilakukan untuk memetakan risiko dan kebutuhan mendesak. Seluruh puskesmas dan rumah sakit disiagakan, termasuk penguatan layanan mobile dan pos kesehatan di pengungsian.

Baca Juga  Bunda PAUD Badung Studi Banding ke Jakarta Selatan

“Kami memperkuat layanan dasar, skrining, penanganan penyakit infeksi, dan pemantauan kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia,” kata Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Agus Jamaludin.

Selain pendataan sasaran, juga dukungan logistik kesehatan yang telah dikirim Kemenkes per 1 Desember 2025 meliputi, 103 unit oxygen concentrator, 11.200 dus PMT Balita dan 6.000 dus PMT Ibu Hamil, Obat-obatan, BMHP, 2.000 masker bedah, 500 sarung tangan medis, 10 set APD petugas, 5 pasang sepatu boot, 2 sprayer manual, 2 paket water quality test kit, 100 jerigen lipat, 93 kantong jenazah, 5.500 kantong sampah medis berbagai ukuran, serta paket penjernih dan disinfektan air dan 25 dus obat-obatan untuk layanan kesehatan

Baca Juga  Jelang Ramadan, Pemulihan Layanan Keagamaan di Aceh Dikebut

Untuk memperkuat respons lapangan, 3 tim pendampingan krisis yang masing-masing dikerahkan ke tiga provinsi, sekaligus mengaktifkan Klaster Kesehatan dan Health Emergency Operation Center (HEOC). Kemenkes juga memasang perangkat Starlink untuk menjaga kelancaran komunikasi.

Di layanan kesehatan esensial, 3 tim Tenaga Cadangan Kesehatan–EMT telah diturunkan: EMT PKK Regional Sumbar, EMT PKK Regional Sumut, dan EMT Dinkes Aceh. Di Sumatera Barat, 13 titik layanan dibuka bersama organisasi profesi, mulai dari layanan umum, konsultasi psikologi, hingga pendampingan menyusui.

Untuk penguatan rujukan, EMT rumah sakit vertikal dari RSUP Adam Malik, RSCM, RSUP M Djamil Padang, dan RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar telah disiapkan.

Baca Juga  Gubernur Koster Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Kemenkes juga mengirim dokter spesialis emergensi, ortopedi, obgyn, anak, anestesi, dokter umum, serta perawat untuk memastikan layanan tetap optimal.

“Kami terus memantau situasi dan siap menambah dukungan bila diperlukan,” tegas Agus. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru