Friday, April 17, 2026
HomeBALIBadungKolaborasi Desa Adat dan Pemkab Badung Bersihkan Sampah Kiriman di Pantai Muaya...

Kolaborasi Desa Adat dan Pemkab Badung Bersihkan Sampah Kiriman di Pantai Muaya Jimbaran

Badung, warnaberita.com – Upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir kembali digalakkan di Kabupaten Badung. Prajuru Desa Adat Jimbaran bersama krama banjar dan pelaku usaha menggelar aksi bersih-bersih sampah kiriman di sepanjang Pantai Muaya, Jimbaran, Rabu (21/1/26) sekitar pukul 07.00 Wita.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung yang menurunkan alat berat jenis loader untuk mempercepat pengangkutan sampah.

Aksi kolaboratif tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Ia menegaskan bahwa kebersihan pantai menjadi faktor utama dalam menjaga daya tarik pariwisata Badung.

“Sebagai destinasi pariwisata unggulan, kebersihan dan kenyamanan pantai harus menjadi prioritas. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Apresiasi Peresmian Bale Paruman Adhyaksa se-Badung

Menurut Bupati Adi Arnawa, pesona alam dan budaya merupakan kekuatan utama pariwisata Badung. Karena itu, kawasan pantai harus ditata secara berkelanjutan, tidak hanya dari sisi estetika, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan. Bupati asal Desa Pecatu ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menata kawasan strategis seperti Jimbaran, Kuta, Canggu, Kedonganan, dan sekitarnya.

Selain penataan fisik, ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah yang lebih terpadu. Persoalan sampah, kata dia, tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Berbagai langkah telah kami rancang, mulai dari penambahan pasir, pengembangan jalur pedestrian, hingga penataan ulang kafe dan fasilitas wisata agar lebih estetis dan nyaman bagi pengunjung. Saya tidak ingin melihat Badung terlihat kumuh karena sampah,” tegas mantan Sekda Badung itu.

Baca Juga  Di Badung, Pengurangan PBB 100 Persen Berlaku Sejak 2012

Sementara itu, aksi bersih pantai di Pantai Muaya dipimpin langsung oleh prajuru Desa Adat Jimbaran dengan melibatkan sekitar 60–70 pelaku usaha di kawasan Jimbaran, krama banjar, serta unsur desa adat. Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipasi meningkatnya sampah kiriman saat musim angin barat. Sampah yang didominasi kayu-kayu besar, ranting, dan plastik dibersihkan secara manual, lalu diangkut menggunakan loader milik DLHK Badung.

Bendesa Adat Jimbaran I Putu Subamia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai Tri Hita Karana, khususnya Palemahan, yakni menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan alam.

“Dalam kondisi musim barat seperti sekarang, sampah kiriman memang meningkat. Karena itu, kami melibatkan hotel-hotel, pelaku usaha, prajuru, Sadu Kerta, dan kepala lingkungan untuk turun langsung. Mudah-mudahan kegiatan ini memberi dampak yang bermanfaat dan bisa berkelanjutan,” ujarnya Rabu pagi.

Baca Juga  Kerjasama Pemkab Badung dan IDB Bali Layak Dilanjutkan

Selain kepedulian lingkungan, kegiatan ini juga mencerminkan semangat Pawongan atau keharmonisan antar sesama. Ke depan, Subamia berencana menjadikan aksi bersih pantai sebagai agenda rutin selama musim sampah kiriman.

“Kemungkinan besar akan kami lakukan rutin, bisa dua kali seminggu, terutama sampai mendekati Nyepi biasanya baru agak mereda. Harapan kami sederhana, pantai cepat bersih, ikon Jimbaran tetap terjaga, dan wisatawan tetap nyaman,” harapnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru