Tuesday, May 26, 2026
HomeGAYA HIDUPKesehatanCegah Campak Meluas, Kemenkes Kuatkan Imunisasi

Cegah Campak Meluas, Kemenkes Kuatkan Imunisasi

Jakarta, warnaberita.com –  Menyikapi merebaknya kasus campak di sejumlah wilayah di Indonesia, Kementerian Kesehatan RI mengambil sejumlah langkah cepat. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring pada Kamis (26/2/2026), Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penularan campak.

Sebagaimana dikutip dari website resmi kemkes.go.id, Plt. Dirjen P2 dr. Andi Saguni, menyampaikan,  capaian imunisasi nasional terus ditingkatkan untuk melindungi masyarakat dari penyakit yang dapat dicegah ini. “Pencegahan campak sangat bergantung pada imunisasi yang lengkap dan merata. Ketika cakupan tinggi dan tidak ada wilayah yang tertinggal, rantai penularan bisa dihentikan,” kata dr. Andi.
Ia menambahkan, Kemenkes melakukan penguatan imunisasi rutin, imunisasi kejar, serta imunisasi tambahan di wilayah dengan cakupan rendah.
Konsultan Penyakit Infeksi dan Tropik Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Mulya Rahma Karyanti, menekankan pentingnya melihat data imunisasi hingga tingkat paling bawah.

Baca Juga  Penyakit Kusta Bisa Disembuhkan, Ini Kuncinya

“Secara nasional capaian imunisasi MR sudah melampaui target, tetapi kasus campak masih bisa terjadi jika ada desa atau wilayah tertentu yang cakupannya rendah. Kantong-kantong inilah yang harus menjadi fokus pencegahan,” jelas dr. Mulya.
Selain imunisasi, pemerintah juga memperkuat edukasi perilaku hidup bersih dan sehat serta kewaspadaan masyarakat terhadap gejala campak.

Sebelumnya diberitakan, peningkatan kasus campak dilaporkan di berbagai kawasan dunia, termasuk Asia Tenggara dan Pasifik Barat, yang turut meningkatkan risiko penularan lintas negara. Indonesia juga menerima notifikasi International Health Regulations (IHR) terkait kasus campak pada warga negara asing asal Australia yang sempat melakukan perjalanan dan tinggal sementara di Indonesia. Seluruh kasus tersebut telah dinyatakan sembuh, dan koordinasi lintas negara terus dilakukan. (*)

Baca Juga  Kementerian Kesehatan Percepat Vaksinasi Anak di Wilayah Risiko Campak
Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru