Wednesday, May 13, 2026
HomeBALIBadungWabup Badung Tekankan Pengelolaan Sampah dari Sumber

Saat Peringatan Hari Air Sedunia 2026

Wabup Badung Tekankan Pengelolaan Sampah dari Sumber

Badung, warnaberita.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, memimpin apel Peringatan Hari Air Sedunia (World Water Day) Tahun 2026 yang digelar di Pantai Kelan, Kuta, Jumat (27/3/26). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian air dan lingkungan, khususnya di kawasan pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup turut didampingi Nyonya Yunita Alit Sucipta dan dihadiri Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, jajaran Forkopimda Badung, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah dan undangan lainnya. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi kebersihan (korve) di sepanjang Pantai Kelan.

Peringatan Hari Air Sedunia tahun ini mengusung tema “Water and Gender” atau “Air dan Kesetaraan Gender”. Tema tersebut menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kelestarian air tidak hanya dibebankan pada satu pihak, melainkan menjadi peran bersama, baik laki-laki maupun perempuan.

Baca Juga  RS Kasih Ibu Kedonganan Edukasi Tumor Otak di HUT ke-19

Dalam kesempatan itu, Wabup Bagus Alit Sucipta juga menyerahkan bantuan 30 unit tong komposter kepada para lurah se-Kecamatan Kuta. Bantuan tersebut merupakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dari RS Kasih Ibu yang difokuskan untuk mendorong pengelolaan sampah organik langsung dari sumbernya.

Dalam sambutannya, Wabup memberikan apresiasi atas keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam aksi kebersihan serentak di pesisir Badung. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret harus dimaknai sebagai ajakan untuk mengelola sumber daya air secara berkelanjutan dan inklusif.

“Persoalan sampah tidak akan pernah selesai jika kita hanya berfokus pada pembersihan di hilir. Oleh karena itu, mulai 1 April 2026, tidak boleh lagi ada sampah organik yang dibawa ke TPA Suwung. Sampah organik wajib diselesaikan dari sumbernya,” tegasnya.

Baca Juga  Ribuan Pelaku Industri Telko Kumpul di Nusa Dua

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari camat, lurah, hingga bendesa adat, agar mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber di wilayah masing-masing. Langkah ini dinilai krusial untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus menjaga kualitas lingkungan.

Wabup turut mengapresiasi sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, khususnya kontribusi RS Kasih Ibu dalam mendukung perubahan perilaku masyarakat melalui bantuan komposter. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan fondasi utama sektor pariwisata Badung. Lingkungan yang bersih dan lestari akan memberikan dampak positif terhadap citra daerah serta kenyamanan wisatawan.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Pimpin Korve di Pantai Munggu

“Aksi hari ini diharapkan menjadi budaya dan gaya hidup masyarakat, dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sebagai kunci mewujudkan Badung yang bersih, indah, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru