Friday, April 17, 2026
HomeBALIBadungWabup Pastikan Pengelolaan Bahan Kompos Sesuai Standar

Tinjau Sentra Kompos Penarungan

Wabup Pastikan Pengelolaan Bahan Kompos Sesuai Standar

Badung, warnaberita.com – Pemerintah Kabupaten Badung bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait pengelolaan sampah organik di kawasan Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi. Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, turun langsung meninjau lokasi pengolahan bahan kompos pada Minggu (12/4/26) guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, I Made Agus Aryawan, bersama jajaran terkait. Hadir pula Perbekel Desa Penarungan, Ni Wayan Kerni, dan Bendesa Adat Penarungan, I Made Widiada. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi serta memperkuat koordinasi dengan masyarakat setempat.

Baca Juga  Penilaian Ogoh-Ogoh Zona di Badung Dimatangkan, Ratusan Sekaa Teruna Siap Dinilai

Di hadapan warga, Wabup Badung memberikan penegasan penting terkait fungsi lokasi tersebut. Ia memastikan bahwa area itu bukan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) permanen. “Lokasi ini bukan TPST, tetapi sementara digunakan sebagai sentra kompos,” ujarnya, meluruskan kekhawatiran masyarakat.

Bagus Alit Sucipta menjelaskan, pengelolaan sampah di lokasi itu dilakukan dengan metode penimbunan higienis. Sampah organik diolah dengan cara digali, dimasukkan ke dalam tanah, lalu ditutup kembali menggunakan lapisan tanah yang memenuhi standar. Metode ini dinilai efektif untuk menekan potensi polusi udara sekaligus mencegah bau tidak sedap.

Menurutnya, pendekatan tersebut telah melalui pertimbangan teknis sehingga tidak akan menimbulkan pencemaran lingkungan maupun gangguan kesehatan bagi warga sekitar. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan pengawasan agar pengolahan limbah organik tetap terkendali.

Baca Juga  Komposter Ember Tumpuk Solusi Sampah Rumah Tangga

Selain fokus pada penanganan sampah, Pemkab Badung juga menyiapkan rencana besar untuk menata kawasan Taman Bung Karno menjadi taman kota yang representatif. Penataan ini akan terintegrasi dengan pembangunan akses jalan tembus yang menghubungkan wilayah Munggu ke kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Pengembangan infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru. Kawasan Penarungan pun diproyeksikan menjadi salah satu titik pengembangan yang mendukung sektor pariwisata Badung.

Di akhir kunjungan, Wabup menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi persoalan lingkungan. “Harapan kami, mari kita bekerja sama. Baik masyarakat, tokoh-tokoh di Penarungan, bantu kami dalam menangani masalah sampah ini secara bersama-sama,” pungkasnya.(*)

Baca Juga  Nyiramin Layon Dilaksanakan 20 Juli, Palebon Digelar 4 Agustus
Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru