Badung, warnaberita.com – Semangat tak terbatas ditunjukkan para seniman tuna netra di Badung. Di tengah keterbatasan, mereka justru tampil sebagai penjaga warisan budaya Bali menuju panggung bergengsi Pesta Kesenian Bali (PKB).
Dukungan terhadap kesenian inklusif terus diperkuat di Kabupaten Badung. Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyerahkan bantuan moril dan materiil kepada Sekaa Arja Duduk Tuna Netra Kabupaten Badung di Sekretariat DPC PERTUNI Badung, Kecamatan Abiansemal, Minggu (31/5/2026).
Bantuan berupa paket sembako serta dana operasional sebesar Rp 10 juta diberikan untuk mendukung persiapan para seniman yang akan mewakili Kabupaten Badung dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) mendatang. Dukungan ini diharapkan mampu memacu semangat latihan sekaligus memastikan kebutuhan dasar para anggota terpenuhi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Plt. Camat Abiansemal, Yayasan Bunga Bali, serta tim Gerakan Badung Peduli yang bersama-sama menunjukkan komitmen terhadap kesetaraan dan inklusi sosial di bidang seni.
Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para seniman tuna netra yang tetap berkarya dan melestarikan budaya Bali. Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk berprestasi dan menginspirasi.
“Saya sangat terharu dan bangga melihat semangat Bapak-Ibu sekalian. Apa yang Bapak-Ibu lakukan ini bukan hanya sekadar berkarya seni, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa dengan kemauan yang kuat segala sesuatu dapat diwujudkan. Arja bukan sekadar hiburan, melainkan warisan budaya yang harus kita jaga, dan Bapak-Ibu telah membuktikan bahwa Bapak-Ibu adalah pelestari budaya yang hebat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan yang diberikan merupakan bentuk nyata kepedulian K3S Badung bersama pemerintah daerah agar para anggota sekaa dapat berlatih dengan lebih fokus dan optimal. Selain itu, keikutsertaan mereka di PKB diharapkan mampu membawa nama baik daerah sekaligus menyuarakan pentingnya inklusi sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap Bapak-Ibu dapat tampil percaya diri, tunjukkan bakat terbaik, dan buktikan kepada seluruh masyarakat Bali bahwa Sekaa Arja Duduk Tuna Netra Badung memiliki kualitas seni yang luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC PERTUNI Kabupaten Badung, Anak Agung Mayun, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ia menilai bantuan tersebut menjadi motivasi besar bagi para anggota untuk berlatih lebih keras dan menampilkan pertunjukan terbaik di panggung PKB.
Dengan dukungan berbagai pihak, Sekaa Arja Duduk Tuna Netra Badung optimistis mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membuktikan bahwa seni adalah ruang inklusif bagi siapa saja tanpa batas.(*)

