Tuesday, May 26, 2026
HomeBALIGianyarLomba Bibit Sapi Bali Jantan dan Betina untuk Tingkatkan Mutu Genetik dan...

Lomba Bibit Sapi Bali Jantan dan Betina untuk Tingkatkan Mutu Genetik dan Keberlanjutan Populasi

Gianyar, warnaberita.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama membuka Lomba Bibit Sapi Bali Jantan dan Betina di Lapangan Banteng Gianyar, Selasa (14/4). Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan keempat dalam rangka memeriahkan HUT ke-255 Kota Gianyar.

Terkait dengan ini, Bupati Gianyar dalam sabutannya yang dibacakan Sekda mengatakan bahwa lomba ini memiliki peran penting dalam pembangunan peternakan, khususnya untuk meningkatkan mutu genetik, menjaga keberlanjutan populasi, serta memperkuat ekonomi peternak.

“Sapi Bali merupakan plasma nutfah unggulan nasional yang memiliki nilai strategis, baik sebagai sumber protein hewani maupun aset genetik lokal yang harus dijaga kualitasnya,” ujarnya.

Baca Juga  Ada Klinik dan Apotek Desa

Ia menjelaskan, sapi betina yang dilombakan berperan sebagai induk penghasil generasi berikutnya sekaligus menyumbang setengah potensi genetik unggul. Sementara itu, setengah potensi genetik lainnya berasal dari sapi jantan, sehingga diperlukan seleksi induk dan pejantan secara tepat untuk menghasilkan keturunan yang unggul dan produktif.

“Saya berharap para peternak terus meningkatkan komitmen dalam memelihara dan mengembangkan sapi Bali secara terarah dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sekda yang akrab disapa Gus Bem itu juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas peternak, keterbukaan terhadap inovasi dan teknologi, serta keaktifan dalam kelompok ternak sebagai wadah pembelajaran dan penguatan usaha.

Baca Juga  Lomba Matembang Lagu Bali Disambut Antusias Masyarakat Gianyar

Selain itu, ia menyoroti pentingnya pendataan peternak di Kabupaten Gianyar agar dapat dipetakan secara jelas. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat melakukan pembinaan secara optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak.

“Rangkaian kegiatan HUT tidak boleh berhenti pada seremoni semata. Setiap kegiatan harus menghasilkan output yang jelas, termasuk melalui kegiatan lanjutan seperti FGD bersama peternak. Hal ini harus berlaku untuk seluruh rangkaian kegiatan HUT,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Prof. I Gede Mahardika, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Gianyar atas terselenggaranya lomba tersebut. Ia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya lomba hanya diperuntukkan bagi sapi jantan, namun tahun ini ditambahkan kategori sapi betina.

Baca Juga  Berikut Para Pemenang Sayembara Desain Logo Maskot Kabupaten Gianyar

Dalam pelaksanaannya, setiap kecamatan mengirimkan tiga ekor sapi jantan dan tiga ekor sapi betina. Selanjutnya, dilakukan penilaian awal oleh dewan juri untuk memilih masing-masing satu ekor sapi jantan dan betina yang akan mewakili kecamatan ke babak final.

“Seluruh ternak yang mewakili kecamatan pada babak final akan memperoleh juara, mulai dari juara satu hingga juara harapan empat,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan animo peternak dalam memperbaiki manajemen pemeliharaan ternak.

Pada pelaksanaan lomba, Pemerintah Kabupaten Gianyar menghadirkan delapan juri yang berkompeten di bidangnya dari Universitas Udayana. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru