Monday, June 1, 2026
spot_img
HomeBALIBadungBupati Adi Arnawa Wajibkan Setiap Desa di Badung Miliki SSB

Cetak Talenta Sepak Bola Sejak Dini

Bupati Adi Arnawa Wajibkan Setiap Desa di Badung Miliki SSB

Badung, warnaberita.com – Komitmen serius Pemerintah Kabupaten Badung dalam membangun olahraga dari akar rumput mulai ditegaskan. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyiapkan langkah strategis dengan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) mulai tahun 2027.

Kebijakan ini bukan sekadar wacana. Adi Arnawa bahkan memastikan akan menerbitkan surat edaran resmi sebagai dasar pelaksanaan di tingkat desa. Langkah ini diharapkan mampu mencetak pemain berbakat sejak usia dini sekaligus memperkuat fondasi sepak bola Badung secara berkelanjutan.

“Mulai tahun 2027, saya menginstruksikan seluruh Perbekel (Kepala Desa) se-Kabupaten Badung untuk memasang anggaran khusus pada APBDes guna menyiapkan SSB di masing-masing desa,” ujar Adi Arnawa saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Tandatangani Perjanjian Pinjaman Daerah dengan PT SMI

Menurutnya, pembinaan usia dini harus dilakukan secara sistematis dan berjenjang. Ia menekankan pentingnya pembinaan dari kelompok umur 8, 10, 12, 15, hingga 17 tahun agar atlet memiliki kualitas yang matang dan tidak instan.

Adi Arnawa menegaskan, hasil pembinaan dari SSB desa nantinya akan menjadi tulang punggung kompetisi lokal bertajuk Liga Mangupura. Dari kompetisi inilah, Badung akan menjaring pemain terbaik untuk mewakili daerah di berbagai ajang bergengsi.

“Kami ingin mencetak pemain yang matang dari hasil binaan sendiri. Dari sanalah kita akan mendapatkan atlet berkualitas untuk mewakili Badung dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON),” tegasnya.

Baca Juga  Badung Mulai Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Seluruh Desa dan Kelurahan

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Badung juga menyerahkan bantuan dana stimulan sebesar Rp 30 juta untuk mendukung pelaksanaan turnamen usia dini tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen I Made Sumaarjaya menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh dari pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa turnamen telah berlangsung sejak Februari dengan melibatkan berbagai kelompok umur.

“Saat ini kompetisi dilanjutkan untuk kelompok umur 8, 10, dan 12 tahun. Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh Pemerintah Desa melalui APBDes serta didukung penuh oleh Desa Adat Ungasan yang memfasilitasi sarana lapangan olahraga,” kata Sumaarjaya.

Langkah wajib SSB di setiap desa ini menjadi sinyal kuat bahwa Badung tidak hanya fokus pada prestasi instan, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan dan kompetitif dari tingkat paling dasar.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Tegaskan Penerapan SPM Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kegiatan ini turut dihadiri Kelian Desa Adat Ungasan yang juga Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Disel Astawa, perwakilan Camat Kuta Selatan, Perbekel Desa Ungasan, Ketua BPD, LPM, Kelian Banjar Dinas, serta tokoh masyarakat setempat.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru