Badung, warnaberita.com – Bali kembali mencuri perhatian Asia. Menjelang Asian Games 2026 di Jepang, pulau dewata dipilih menjadi panggung awal untuk menyatukan semangat olahraga lintas negara.
Menjelang pelaksanaan Asian Games Fun Run 2026 di Bali, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) bersama Olympic Council of Asia (OCA) dan Aichi–Nagoya Asian Games Organizing Committee (AINAGOC) menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lari bersama, melainkan simbol kolaborasi dan persatuan Asia menuju Asian Games ke-20 di Jepang.
Pesan tersebut mengemuka dalam press conference Asian Games Fun Run 2026 yang digelar di Bali Collection, Nusa Dua. Wakil Ketua Umum NOC Indonesia, Ismail Ning, menegaskan bahwa event ini memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem olahraga Asia.
“Fun Run ini bukan hanya tentang partisipasi publik, tetapi tentang bagaimana Indonesia berkontribusi dalam membangun semangat kolektif Asia. Ini adalah bagian dari diplomasi olahraga yang membawa nilai persahabatan, solidaritas, dan sportivitas lintas negara,” ujar Ismail Ning.
Director Media and Broadcast Department OCA, Jian Zhou, menilai rangkaian Fun Run di berbagai negara menjadi langkah penting untuk mendekatkan Asian Games dengan masyarakat luas.
“Kami ingin Asian Games tidak hanya menjadi milik atlet, tetapi juga milik seluruh masyarakat Asia. Melalui Fun Run, semangat tersebut dibawa langsung ke kota-kota, termasuk Bali sebagai salah satu destinasi dunia dan Indonesia merupakan bagian penting dalam Olympic Movement,” ujar Jian Zhou.
Apresiasi juga datang dari AINAGOC. Deputy Director Public Relations Section, Manami Okumura, menyebut Indonesia selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan Asian Games.
“Kami senang bisa menggelar Asian Games Fun Run di sini (Bali). Indonesia selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan Asian Games. Antusiasme yang ditunjukkan melalui Fun Run ini mencerminkan kesiapan Asia untuk menyambut ajang terbesar kita bersama,” ungkap Okumura.
Dari perspektif atlet, Olympian lompat jauh Maria Londa menilai kegiatan ini memiliki makna emosional yang kuat.
“Fun Run ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju Asian Games dimulai dari sekarang. Ini tentang membangun semangat bersama, di mana masyarakat bisa merasakan langsung energi yang biasanya hanya ada di arena pertandingan,” ujar Maria Londa.
Sementara itu, Project Director Asian Games Fun Run 2026, Tabitha Sumendap, memastikan konsep acara dirancang inklusif dan berkesan.
“Kami ingin menghadirkan event yang tidak hanya dinikmati pelari, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat, atlet, dan semangat Asian Games itu sendiri. Ini adalah celebration menuju 2026,” jelas Tabitha.
Dukungan penuh juga datang dari pengelola kawasan. General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menilai event ini memperkuat posisi Bali sebagai destinasi global.
“Kami menyambut baik penyelenggaraan Asian Games Fun Run 2026 di kawasan The Nusa Dua. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan berbagai event internasional yang tidak hanya mendorong sport tourism, tetapi juga memperkuat posisi Bali sebagai destinasi kelas dunia yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Kehadiran Asian Games Fun Run menjadi momentum yang mempertemukan semangat olahraga, kolaborasi lintas negara, serta promosi pariwisata Indonesia kepada masyarakat Asia dan dunia,” ujar I Made Agus Dwiatmika.
Ia menambahkan, The Nusa Dua terus berkomitmen mendukung event berkualitas yang memberi dampak positif bagi pariwisata dan masyarakat.
Asian Games Fun Run 2026 akan digelar di Bali Collection, Nusa Dua, pada 14 Juni 2026 dengan konsep partisipatif yang terbuka untuk semua kalangan. Tidak hanya lari, acara ini juga menghadirkan berbagai activation untuk meningkatkan keterlibatan publik.
Lebih dari sekadar event olahraga, Asian Games Fun Run Bali diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat konektivitas antarbangsa di Asia sekaligus menegaskan posisi Indonesia dalam perjalanan menuju Asian Games Aichi–Nagoya 2026.(*)
