Mangupura, warnaberita.com - Jembatan Tukad Bangkung adalah sebuah jembatan yang terletak di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, menjadi sorotan publik.
Sebab, jembatan yang diresmikan penggunaannya pada 19 Desember 2006 lalu ini kerap menjadi tempat ulahpati.
Namun, banyak yang belum mengetahui, jika terdapat objek wisata air terjun di kawasan tersebut, yakni Air Terjun Tukad Bangkung. Air terjun ini merupakan destinasi wisata alam di Badung utara yang menyuguhkan pemandangan alam yang harmonis.
Baca Juga: Bawaslu Badung Soroti Tren Pelanggaran Pemilu 2024
Dikutip dari laman Diskominfo Badung, daya tarik Air Terjun Tukad Bangkung terletak pada suasana alamnya yang masih alami.
Di sekitar air terjun, pengunjung akan disuguhi pemandangan sawah hijau, pepohonan yang rimbun, serta suasana tenang yang sangat cocok untuk beristirahat dan melepas penat dari hiruk pikuk ramainya kota. Karena tempat ini jarang terjamah, jalur menuju air terjun pun mulai tertutup oleh semak-semak dan rerumputan liar.
Perjalanan menuju Air Terjun Tukad Bangkung memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam dari Denpasar dengan berkendara. Setelah sampai di parkiran, pengunjung harus berjalan kaki menuruni anak tangga sekitar 15 menit untuk menuju lokasi air terjun.
Baca Juga: Pariwisata Badung Hadapi Empat Masalah Besar
Meskipun akses menuju air terjun ini sedikit menantang, tetapi keindahan yang disajikan tempat ini sangat sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.
Selain menikmati keindahan air terjun dan berfoto-foto, pengunjung juga dapat melakukan beberapa kegiatan menarik di sekitar lokasi, seperti berjalan-jalan di sekitar hutan atau hanya duduk bersantai menikmati keindaham alam.
Air Terjun Tukad Bangkung adalah tempat yang cocok bagi pengunjung yang ingin merasakan ketenangan dan keindahan alam yang masih alami.
Baca Juga: Tangani Sampah Kiriman, Menteri LH Dorong Badung Manfaatkan STO
Dengan keindahan alam yang serasi, suasana tenang, dan akses yang agak terpencil, air terjun ini menawarkan pengalaman dan petualangan yang berbeda dari air terjun lainnya. Bagi mereka yang mencari destinasi jauh dari keramaian dan ingin menikmati keindahan alam yang masih asri, Air Terjun Tukad Bangkung adalah pilihan yang tepat.
Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Badung telah mrlaksanakan upacara Karipubaya Genah Karang Panas terkait kejadian Ulahpati di Jembatan Tukad Bangkung. Upacara Karipubaya Gering Luminta tan Pegatan Matemahan Mati Juga tan Pegatan (gering tan pegatan menyebabkan kematian yang tidak wajar) dengan upacara Caru Panca Sapta Genah Karang Panas lan Caru Bregala dan juga upacara pekelem seekor kambing yang dimaknai untuk menetralisir tempat kejadian Ulahpati (bundir).
Baca Juga: Pemkab Badung Cairkan Bantuan Sosial Keagamaan
Upacara ini Kapuput Oleh Ide Pedanda Gde Isana Manuaba saking Gria Lebah Manuaba Abiansemal, kesarengin Ida Pedanda Budha Darma Kerti saking Gria Saraswati Batuan Gianyar.(*)