Singaraja, warnaberita.com – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, dan wakilnya telah merealisasikan sejumlah program fisik maupun nonfisik sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Dalam dialog interaktif di salah satu stasiun radio swasta di Singaraja, Bupati Sutjidra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu mewujudkan Buleleng PATEN (Prima, Aman, Tertib, Ekonomi Maju, dan Nyaman).
Didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng, Bupati Sutjidra menyatakan optimisme dalam merealisasikan program 100 hari kerja meski APBD 2025 telah ditetapkan sebelum masa jabatannya. “Kami melibatkan banyak pihak untuk bahu-membahu membangun Buleleng. Meski APBD sudah ketok palu, kami tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan gedung sekolah saat perubahan anggaran,” jelasnya.
Bupati Sutjidra menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui program Padilantang (Pangan Berdikari, Berkelanjutan, dan Berkembang). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan membangun saluran irigasi secara menyeluruh guna menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan. Selain itu, inovasi bibit unggul seperti jagung hibrida dan varietas unggulan lainnya telah dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kami mengembangkan pertanian dengan konsep hilirisasi, yang sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM. Melalui PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu), kami memberikan pembinaan gratis bagi pelaku UMKM,” tegas Sutjidra.
Pemkab Buleleng juga sedang merancang strategi pemasaran beras berkualitas dengan kemasan premium dan merek yang mencerminkan identitas Buleleng.
Di bidang kesejahteraan sosial, Bupati Sutjidra telah meluncurkan program rumah layak huni dan seragam sekolah gratis bagi keluarga kurang mampu. Program ini akan terus berlanjut hingga seluruh penerima manfaat terpenuhi.
“Penyaluran seragam sekolah, tas, dan sepatu akan dilakukan pada tahun ajaran baru. Ini berlaku untuk siswa TK, SD, dan SMP yang telah tervalidasi,” ungkapnya.
Untuk siswa SMA/SMK, Bupati Sutjidra berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Gubernur Bali agar program seragam gratis juga menyentuh jenjang pendidikan menengah.
Bupati Sutjidra menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun Buleleng. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kompak, solid, dan bersatu mewujudkan Buleleng PATEN. Dengan sinergi, semua program dapat terlaksana dengan baik,” tandasnya.
Dengan berbagai terobosan yang telah dan akan dijalankan, Pemkab Buleleng bertekad meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memajukan pembangunan di segala sektor.(*)
