Monday, April 27, 2026
HomeGAYA HIDUPHiburanPenonton Terbius Drama Gong Sampik Ingtay

Penonton Terbius Drama Gong Sampik Ingtay

Buleleng, warnaberita.com – Ratusan penonton yang memadati Kalangan Ayodya Art Centre Denpasar, Kamis (3/7), larut dalam gelak tawa dan nostalgia berkat pementasan spektakuler Drama Gong Sampik Ingtay oleh Sanggar Nong Nong Kling. Pertunjukan ini sukses menghadirkan paduan sempurna antara seni tradisional Bali dan sentuhan kekinian, membuktikan bahwa kesenian klasik tetap relevan di era modern.

Nyoman Suardika, penanggung jawab produksi, menegaskan bahwa pertunjukan ini merupakan upaya pelestarian sekaligus pembaruan seni tradisional. “Kami ingin generasi muda tetap mencintai budaya Bali, tapi dengan kemasan yang lebih segar,” ujarnya.

Tim kreatif menghidupkan kembali kisah klasik Sampik Ingtay sepasang kekasih yang terhalang takdir, dengan dialog jenaka, satire sosial, dan alur yang memikat. Hasilnya? Penonton tidak hanya terhibur, tetapi juga terhanyut dalam pesan moral yang dalam.

Baca Juga  Masyarakat Antusias Sambut Festival Pacu Jalur 2025

Kesuksesan pementasan ini tidak instan. Sejak Februari 2025, lebih dari 75 seniman, musisi, dan kru pendukung berlatih intensif untuk menyajikan pertunjukan terbaik. “Setiap detail, mulai dari tata rias, kostum, hingga musik, kami persiapkan dengan totalitas,” jelas Suardika.

Cerita dimulai ketika Sampik memutuskan menuntut ilmu ke Hangciu, tanpa menyadari bahwa Ingtay, sahabat seperjalanannya, adalah seorang perempuan. Setelah tiga tahun bersama, keduanya jatuh cinta, namun nasib memisahkan mereka. Tragedi pun mencapai puncaknya ketika Ingtay memilih mengikuti Sampik ke alam baka, meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

“Kami sengaja memadukan drama, komedi, dan ironi agar penonton merasakan berbagai emosi sekaligus,” tambah Suardika.

Baca Juga  Buleleng Festival 2025 Hadir Lagi

Respons penonton sangat positif. “Saya terharu sekaligus terpingkal-pingkal. Ini bukti bahwa seni Bali tidak ketinggalan zaman!” ujar Made Ariani, salah satu penonton.

Pementasan ini juga menjadi pengingat bahwa seni tradisional bisa tetap hidup jika dikemas dengan kreatif. “Harapan kami, Drama Gong seperti ini terus berkembang dan menginspirasi generasi muda,” tutup Suardika.

Dengan kesuksesan ini, Sanggar Nong Nong Kling berencana membawa Drama Gong Sampik Ingtay ke lebih banyak panggung di seluruh Bali.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru