Badung, warnaberita.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengikuti acara Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) secara daring dari Wantilan Rangdu Kriya Mandala, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Senin (21/7).
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan peluncuran tersebut secara langsung dari Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, didampingi sejumlah menteri seperti Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.
Peluncuran koperasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi desa berbasis koperasi. Bupati Adi Arnawa menyatakan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung yang berjumlah 62 sudah membentuk kelembagaan koperasi. Bahkan, dua koperasi yakni Kopdes Merah Putih Kutuh dan Bongkasa Pertiwi sudah beroperasi.
“Di Badung semua Desa/Kelurahan yang jumlahnya 62 sudah terbentuk Kelembagaan Koperasi Merah Putih. Yang sudah operasional ada dua yaitu Kopdes Merah Putih Kutuh dan Bongkasa Pertiwi,” ungkap Bupati didampingi Plt. Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan A.A. Ngurah Raka Sukadana.
Bupati mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam membentuk kelembagaan koperasi ini. Ia berharap koperasi ini mampu memberdayakan masyarakat lokal, menciptakan kemandirian ekonomi, dan memperkuat ketahanan pangan desa.
“Seiring dengan persiapan yang dilakukan, semua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Badung dapat beroperasi. Sehingga mampu memberdayakan masyarakat lokal dan kemandirian ekonomi di Desa/Kelurahan,” tegasnya.
Khusus Kopdes Merah Putih Kutuh telah memiliki 481 anggota dan menjalin kerja sama dengan tujuh BUMN. Koperasi ini telah membuka gerai sembako, simpan pinjam, pangkalan gas LPG, menyediakan pupuk nonsubsidi, apotek desa, serta gudang koperasi.
Presiden Prabowo dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong-royong dalam pembangunan ekonomi desa. “Pentingnya pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa melalui pendekatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong-royong, kekeluargaan dan saling membantu,” ucap Presiden.
Menko Pangan Zulkifli Hasan selaku Ketua Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 80.081 kelembagaan koperasi, dengan 108 di antaranya sudah beroperasi.
“Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi tonggak awal terbangunnya koperasi yang modern, efektif dan digital. Semangatnya adalah memotong rantai pasokan, memberantas rentenir dan tengkulak, pemberdayaan petani, nelayan, dengan prinsip gotong-royong dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Koperasi ini didorong agar mampu menyediakan berbagai layanan penting seperti sembako, LPG, klinik, apotek, simpan pinjam, sarana logistik desa, hingga pembayaran listrik melalui kolaborasi dengan BUMN.
Di lokasi berbeda, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta juga mengikuti peluncuran secara daring dari Balai Serbaguna, Desa Bongkasa Pertiwi. Ia didampingi Kepala OPD, Perbekel, tokoh masyarakat, dan mahasiswa KKN. Partisipasi aktif ini menegaskan komitmen Badung dalam mendukung program nasional demi kemandirian desa melalui koperasi berbasis gotong-royong.(*)
