Wednesday, April 22, 2026
HomeBALIBadungAkhirnya, Badung Isi Pejabat di RSUD Giri Asih dan RSUD Suwiti

Akhirnya, Badung Isi Pejabat di RSUD Giri Asih dan RSUD Suwiti

Badung, warnaberita.com – Pemerintah Kabupaten Badung akhirnya resmi mengisi jabatan penting di dua rumah sakit daerah baru, yakni RSUD Giri Asih di Abiansemal dan RSUD Suwiti di Petang.

Pengisian jabatan ini dilakukan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (14/8/25).

Sebanyak 61 pejabat dilantik dalam kesempatan tersebut. Mereka terdiri dari 18 orang Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas, serta 43 orang Pejabat Fungsional. Khusus pejabat administrator dan pengawas, mereka ditempatkan untuk mengisi struktur di dua rumah sakit tersebut. Jabatan Direktur RSUD Giri Asih dipercayakan kepada dr. Ni Luh Ketut Ayu Ratnawati, M.Kes, yang sebelumnya menjabat Kabid Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Badung. Sementara jabatan Direktur RSUD Suwiti dipegang oleh dr. I Ketut Sukerta, yang sebelumnya bertugas sebagai Dokter Madya di UPTD Puskesmas Petang II.

Baca Juga  Rp1,7 Miliar Digelontorkan untuk Dorong Ekonomi Warga

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa pelantikan kali ini memang difokuskan untuk memperkuat pelayanan di dua rumah sakit baru tersebut. “Tentu dengan penambahan dua rumah sakit, kami harapkan pelayanan kesehatan di Badung akan semakin meningkat dan mengarah kepada peningkatan kualitas derajat kesehatan masyarakat di Badung,” jelasnya.

Bupati juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk memberikan pelayanan yang optimal dengan mengedepankan empati kepada pasien. “Berikan sentuhan, tumbuhkan rasa empati, sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan rumah sakit akan cepat sembuh. Kami ingin adanya suatu perubahan paradigma dengan pelayanan kesehatan ini,” harapnya.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Buka Porgana Cup IV 2026

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya kinerja yang terukur, respon cepat, dan fokus pada tugas pelayanan. “Kami tidak main-main, karena setiap pengambilan sumpah dibarengi dengan pakta integritas dan perjanjian kinerja. Dari dua indikator ini menjadi dasar kami untuk menilai integritas dan kinerja pejabat bersangkutan. Kalau ternyata tidak mampu untuk itu, mohon maaf kami akan mengambil langkah punishment,” tegasnya.

Sebelum prosesi pelantikan, seluruh pejabat mengikuti upacara mejaya-jaya di Pura Lingga Bhuwana yang dipuput Ida Pedanda Dwija Tembuku Griya Kuwum. Upacara ini menjadi simbol doa restu agar para pejabat mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas.(*)

Baca Juga  Bandara Ngurah Rai Layani 22,1 Juta Penumpang di 2025
Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru