Buleleng, warnaberita.com – Hampir seluruh wilayah Buleleng kini sudah bisa menikmati siaran TV digital dengan kualitas gambar dan suara yang lebih jernih.
Hal ini terungkap saat Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta bersama Forkopimda dan Bupati Buleleng meluncurkan siaran TV Digital dari Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali yang berlokasi di Dusun Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Senin (18/8/25).
Dalam uji coba real time, masyarakat di tiga kecamatan, yakni Gerokgak, Kubutambahan, dan Sawan, telah dapat menangkap lebih dari 20 channel TV digital. Respon positif langsung datang dari warga.
“Dulu siarannya gerimis, harus pakai parabola dan diacak pula, sekarang gambarnya bening, suaranya jernih dan tidak diacak. Matur suksme bapak Gubernur, bapak Wakil, dan Bupati Buleleng atas program yang sangat luar biasa untuk Buleleng,” ujar Gede Masih dari Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak.
Wayan Mangku asal Desa Gerokgak juga menyampaikan kegembiraannya. “Dari dulu saya senang menonton siaran tentang sejarah Hindu di Jawa, tapi kendalanya gambarnya goyang-goyang nggak jelas. Sekarang bisa lebih jelas dan channelnya juga lebih banyak,” ungkapnya.
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dalam keterangannya menjelaskan, pada tahap kedua ini diluncurkan tambahan 12 channel TV Digital dari dua MUX baru. MUX Nusantara TV menghadirkan Nusantara TV dan Harum TV, sedangkan MUX TVRI menambah 10 channel, di antaranya TVRI Nasional, TVRI Bali, TVRI World, TVRI Sport, MD TV, Kompas TV, Bali TV, Jawapos TV, Garuda TV, dan Sinpo TV.
“Saat launching pertama baru 10 channel, sekarang total sudah 22 stasiun televisi bersiaran dari Turyapada Tower. Ke depan ditargetkan lebih dari 30 stasiun televisi akan bergabung,” jelasnya.
Ia menambahkan, cakupan siaran TV digital kini sudah mencapai 90 persen wilayah Bali Utara, lebih tinggi dari target studi kelayakan sebesar 80 persen. Meski masih terdapat blank spot di Seririt, Banjar, dan Kalisasem, sinyal sudah menjangkau hingga Kecamatan Gerokgak.
“Untuk mengatasi blank spot tersebut, akan dibangun beberapa stasiun relay (gap filler). Tahun ini kita siapkan di Desa Seririt dan Tejakula,” tegasnya.
Di akhir acara, Giri Prasta menegaskan bahwa peluncuran siaran TV digital ini menjadi tonggak penting dunia penyiaran Bali. “Turyapada Tower juga menjadi bagian dari jaringan Single Frequency Network (SFN) pertama di Indonesia, yang memungkinkan kualitas penyiaran lebih baik dan jangkauan lebih luas,” pungkasnya.(*)
