Monday, February 16, 2026
HomeBALIBadungDorong Akses Layanan Kesehatan di Kuta Selatan

Bupati Badung Tinjau RS Unud

Dorong Akses Layanan Kesehatan di Kuta Selatan

Badung, warnaberita.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud), Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (21/8/25).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan pemerataan fasilitas medis, serta memperkuat infrastruktur kesehatan yang berdaya guna bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kuta Selatan.

Kunjungan diawali dengan peninjauan fasilitas medis yang tersedia di RS Unud. Bupati dan Wabup Badung secara langsung mengidentifikasi kebutuhan prioritas guna mendukung pengembangan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif. Selain itu, rombongan juga meninjau sejumlah lahan di kawasan Universitas Udayana yang dinilai memiliki potensi strategis untuk pengembangan infrastruktur pendukung kawasan Kuta Selatan.

Usai peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan Universitas Udayana. Rakor ini berfokus pada eksplorasi bentuk kerjasama institusional antara Pemkab Badung dan Unud, meliputi penguatan kapasitas rumah sakit, peningkatan kualitas SDM kesehatan, akselerasi inovasi pelayanan publik berbasis akademik, serta pembangunan infrastruktur jangka panjang.

Baca Juga  Jaga Akses Vital, Pemkab Badung Atensi Perbaikan Jalan Jebol di Kerobokan

Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan harus berlandaskan strategi perencanaan dan pembiayaan yang efektif, serta berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

“Setiap alokasi anggaran publik harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Badung tengah menghadapi kompleksitas tantangan infrastruktur dan pelayanan dasar. Tidak mungkin kita hanya bergantung pada dana transfer pusat, terlebih alokasinya terus mengalami penurunan signifikan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus berinovasi dengan memanfaatkan potensi dan aset yang ada, termasuk aset strategis Universitas Udayana, untuk menghasilkan nilai tambah bagi kesejahteraan publik,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pengembangan berbasis rencana induk (master plan) yang holistik dan berkelanjutan di kawasan Unud. Ia menyoroti dinamika pertumbuhan pariwisata yang berimplikasi pada naiknya harga tanah. Sejak 2012, Pemkab Badung menerapkan kebijakan penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 100 persen terhadap lahan non-komersial sebagai bentuk proteksi sosial.

Baca Juga  Jelang Pengamanan Nataru, Bupati Adi Arnawa Pimpin Rakor Lintas Sektoral

“Kawasan Badung Selatan memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai kota terintegrasi yang memadukan pusat pendidikan, layanan kesehatan, dan aset budaya. Oleh karena itu, penyusunan master plan yang komprehensif menjadi keharusan, sehingga arah pembangunan RS Unud beserta kawasan sekitarnya benar-benar memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan draf adendum kerjasama kepada Rektor Unud. Dokumen ini diarahkan untuk menjadikan kawasan Unud sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat sekaligus ruang publik berupa taman kota. Ia berharap sinergi strategis ini dapat memperkuat ekosistem layanan kesehatan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Wabup Badung Ikut Tradisi Metimpugan Tipat Bantal di Padang Luwih

Rektor Universitas Udayana, I Ketut Sudarsana, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Badung. Ia mengakui perkembangan RS Unud dalam beberapa tahun terakhir belum optimal.

“Kami berkomitmen untuk menghidupkan kembali fungsi Rumah Sakit ini. Dengan dukungan pemerintah daerah, RS Unud akan kami kembangkan sebagai pusat pendidikan, penelitian, sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat yang unggul. Selain itu, Unud juga menawarkan kerjasama di bidang pengembangan Rumah Sakit Hewan, Klinik Hewan, dan pusat penitipan hewan, yang dinilai semakin relevan dengan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan hewan di Bali, terutama di kalangan ekspatriat,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Badung IB Surya Suamba, para Kepala OPD terkait, Tim Perumus Kebijakan, Direktur RS Unud Prof. Anak Agung Wiradewi Lestari, serta jajaran pimpinan Unud.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru