Monday, March 16, 2026
HomeBALIBadungBupati dan Wabup Badung Nodya Karya di Desa Adat Sempidi

Bupati dan Wabup Badung Nodya Karya di Desa Adat Sempidi

Badung, warnaberita.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta nodya Karya Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya di Wantilan Desa Adat Sempidi, pada Selasa, (7/10).

Karya ini dipuput oleh Ida Pedanda Griya Gede Tegeha Sempidi dan dihadiri oleh anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa, anggota DPRD Badung I Nyoman Satria dan I Made Yudana, Ketua TP. PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Camat Mengwi, Lurah Sempidi, Bandesa Adat Sempidi, tokoh masyarakat Desa Adat Sempidi, serta masyarakat setempat.

Karya Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya ini merupakan upacara keagamaan yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali untuk memuliakan leluhur dan memohon keselamatan bagi masyarakat. Dalam kesempatan ini Pemerintah Kabupaten Badung memberikan bantuan dana upakara sebesar Rp700 juta untuk mendukung pelaksanaan karya ini.

Baca Juga  Wabup Badung Alit Sucipta Hadiri Karya Pitra Yadnya di Petang

Bupati dalam sembrama wacananya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas semangat krama melaksanakan yadnya sebagai tanggung jawab dan menunjukkan rasa bakti kepada leluhur.

“Saya merasa bersyukur dapat hadir nodya, sekaligus ikut mendoakan agar pelaksanaan karya manusa yadnya dan pitra yadnya bisa berjalan lancar dan labda karya sida sidaning don,” ujar Adi Arnawa.

Ia juga berharap warga senantiasa bersatu dalam melaksanakan yadnya sehingga apa yang menjadi harapan bersama dapat dilancarkan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Saya berharap warga senantiasa selalu bersatu sagilik saguluk salunglung sabayantaka dalam melaksanakan yadnya,” tambahnya.

Baca Juga  Bandara Ngurah Rai Layani 22,1 Juta Penumpang di 2025

Bandesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana, melaporkan karya Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya ini adalah yang ke-12 kalinya. Adapun jumlah sawa nyekah yang ikut dalam karya ini berjumlah 161, metatah 125, menek kelih 82, mepetik 43, warak keturon 26, ngelungah 12, ngelangkir 12, ngaben 5, serta dedunonan karya yang sudah dimulai dari tanggal 23 Juli 2025. Puncak karya akan dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2025 dengan nyegara gunung dan nganyut sekah tunggal. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru