Monday, April 20, 2026
HomeBALIBadungGenjot 24 Program Pembenahan Berstandar Global

Bandara I Gusti Ngurah Rai Perkuat Transformasi Layanan

Genjot 24 Program Pembenahan Berstandar Global

Badung, warnaberita.com – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali terus mempercepat transformasi layanan dengan menghadirkan berbagai pembenahan fasilitas, peningkatan kualitas pelayanan, dan penguatan kompetensi SDM.

Seluruh upaya ini dilakukan untuk menjawab dinamika kebutuhan pengguna jasa sekaligus menjaga standar layanan yang sejalan dengan praktik terbaik industri kebandarudaraan dunia.

Pelaksana Harian (PH) General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ibnu Solikin, menegaskan bahwa seluruh peningkatan dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi. Ia menyebut pendekatan pelayanan kini berfokus pada pengalaman pengguna jasa.

“Pelayanan di bandara sangat dipengaruhi karakteristik penumpangnya. Untuk itu kami terus berbenah dengan pendekatan yang berpusat pada kebutuhan penumpang. Program pengembangan dan pembaruan kami lakukan secara terencana dan terukur agar dapat memberikan impact yang relevan terhadap peningkatan kualitas layanan,” ujar Ibnu.

Baca Juga  Wabup Badung Tekankan Pelestarian Budaya dan Kreativitas Pemuda

Saat ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai menjalankan 24 program perbaikan, mulai dari revitalisasi area check-in, pembaruan toilet, peningkatan akses transportasi publik, penambahan hand baggage trolley, rekonfigurasi wifi, hingga penataan ulang signage. Sejumlah program penunjang juga disiapkan, termasuk peningkatan kenyamanan ruang publik, penataan kursi di area keberangkatan, optimalisasi FIDS, serta penguatan fasilitas self check-in untuk mempercepat layanan.

“Seluruh upaya ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dan menjawab kebutuhan operasional yang terus berkembang seiring meningkatnya mobilitas masyarakat khususnya pengguna transportasi udara,” ungkapnya.

Di sisi SDM, bandara memperkuat kompetensi frontline melalui pelatihan bahasa isyarat bagi petugas customer service dan Avsec. “Program pelatihan ini bertujuan memastikan layanan yang semakin inklusif, sehingga penumpang dengan kebutuhan khusus dapat memperoleh pengalaman yang lebih nyaman dan setara,” terangnya.

Baca Juga  Demer Reses di Tibubeneng, Golkar Bagikan Sembako Sambut Nyepi dan Idul Fitri

Bandara juga melakukan evaluasi berkelanjutan dengan mengikuti penilaian tingkat nasional dan global bersama INACA serta Airport Councils International (ACI). Tahun ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali mewakili Indonesia dalam Skytrax World Airport Award, ajang prestisius yang menilai pelayanan bandara melalui voting publik dan audit resmi.

Menurut Ibnu, partisipasi tersebut bukan sekadar mengejar predikat, tetapi menjadi tolok ukur penting untuk membaca ekspektasi pengguna jasa. “Penilaian seperti Skytrax memberikan kami parameter yang obyektif dalam menjaga standar layanan. Lebih dari itu, proses ini membantu kami memahami kebutuhan penumpang secara lebih komprehensif,” tambahnya.

Baca Juga  Atraksi Kecak dan Barongsai Hidupkan Perayaan Imlek di The Nusa Dua

Pada akhir pernyataannya, Ibnu menegaskan bahwa seluruh transformasi berjalan melalui sinergi dengan regulator, maskapai, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Kami sangat berterima kasih atas masukan, kritik, dan saran yang disampaikan. Itu semua menjadi penyemangat kami untuk terus berbenah dan menjalankan program transformasi layanan melalui prinsip continuous improvement,” tutupnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru