Thursday, May 14, 2026
HomeGAYA HIDUPPendidikanBRIN akan Revitalisasi Kebun Raya Eka Karya Bedugul

BRIN akan Revitalisasi Kebun Raya Eka Karya Bedugul

Tabanan, Warnaberita.com – Kawasan Konservasi Ilmiah Kebun Raya Eka Karya (KKI KREK) Bali akan direvitalisasi untuk meningkatkan perannya sebagai laboratorium hidup bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Komitmen ini disampaikan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, saat kunjungannya ke Kebun Raya Eka Karya Bedugul di Candikuning, Tabanan.

Dikutip dari laman BRIN, Rabu (10/12), ia mengatakan kunjungannya menjadi momentum evaluasi dan percepatan revitalisasi kebun raya sebagai living lab (laboratorium hidup). “Keberadaan laboratorium hidup cukup strategis bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia,” ungkapnya.

Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa konsep laboratorium hidup kini menjadi arus utama di dunia riset global.

Baca Juga  Presiden Prabowo Lantik Arif Satria Jadi Kepala BRIN

Dengan luas kawasan lebih dari 120 hektare, KKI KREK dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat berbagai riset multidisiplin.

“Laboratorium hidup sekarang sedang menjadi tren global. Ini potensi luar biasa untuk riset di bidang biologi, ekologi, kehutanan, dan juga bidang-bidang lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, BRIN berencana melakukan revitalisasi menyeluruh agar kebun raya dapat berfungsi sebagai pusat riset unggulan (center of excellence) yang menghasilkan kontribusi ilmiah signifikan.

“Oleh karena itu, saya ingin revitalisasi seluruh laboratorium hidup sebagai pusat riset unggulan sesuai dengan bidangnya,” katanya.

Tak hanya soal infrastruktur dan fasilitas riset, Kepala BRIN juga menyoroti pentingnya kebun raya sebagai sumber data ilmiah yang kaya, terutama terkait konservasi tanaman langka dan ekosistem pegunungan.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Gerakan Kebersihan di Pantai Yeh Gangga Tabanan

Informasi ilmiah dari kawasan ini dinilai dapat menjadi dasar penelitian jangka panjang, mulai dari biodiversitas, perubahan iklim, hingga pemanfaatan tanaman obat.

“BRIN telah menyiapkan langkah-langkah penyelesaian dan penguatan kebun raya secara bertahap. Selain fungsi riset, kebun raya juga memiliki peran edukatif yang penting. Koleksi tanaman langka dan bersejarah mampu membangkitkan minat anak-anak dan generasi muda terhadap dunia botani,” tutup Arif. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru