Friday, May 1, 2026
HomePELESIRDTWCuaca Ekstrem, Pengelola Wisata Alam Diminta Jamin Kenyamanan dan Keamanan Wisatawan

Cuaca Ekstrem, Pengelola Wisata Alam Diminta Jamin Kenyamanan dan Keamanan Wisatawan

Bogor, Warnaberita.com – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memastikan kesiapan sejumlah destinasi wisata di kawasan Bogor, Jawa Barat, dalam menyambut wisatawan jelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Ia pun meminta di tengah cuaca ekstrem ini, pengelola wisata alam menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan. Ia menekankan pentingnya pengelola wisata menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah jalur evakuasi.

Wamenpar Ni Luh meminta agar tanda penunjuk jalur evakuasi diperbanyak dan ditempatkan secara strategis. Hal ini guna memudahkan wisatawan mengidentifikasi rute yang harus dilalui serta titik kumpul saat terjadi situasi darurat.

Baca Juga  7,05 Juta WNA Berkunjung ke Bali Sepanjang Tahun 2025

“Jadi mereka begitu masuk sudah hafal, kalau ada apa-apa jalur evakuasinya ke mana, titik kumpulnya di mana dan sebagainya,” jelas Wamenpar Ni Luh Puspa.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa meninjau langsung kesiapan destinasi wisata di Enchanting Valley by Taman Safari, Bogor, Jawa Barat. Sejumlah destinasi yang ditinjau Wamenpar Ni Luh Puspa yakni Enchanting Valley by Taman Safari Indonesia, Cimory Dairyland, dan Kebun Raya Bogor. Di masing-masing destinasi, Wamenpar yang didampingi Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenpar, Fadjar Hutomo, meninjau kesiapan destinasi serta berbagai fasilitas pendukung agar wisatawan dapat berwisata dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.

Baca Juga  Percepat Pendirian KDMP di Desa Wisata, Kemenkop-Kemenpar Perkuat Kolaborasi

“Kami melihat bagaimana sebenarnya di sini terkait dengan (kesiapan) keamanannya. Karena kan ini terbuka ya, alam terbuka. Di tengah cuaca yang seperti ini di akhir bulan ini, tentu kita ingin memastikan bahwa taman rekreasi ini benar-benar siap. Tidak hanya membuat orang senang, tapi orang aman di sini,” kata Wamenpar dikutip dari laman Kemenpar, Senin (22/12).

Selain jalur evakuasi, Wamenpar Ni Luh juga menyoroti kondisi pepohonan di lokasi wisata. Ia meminta pengelola untuk secara rutin memeriksa kondisi pohon guna mencegah potensi bahaya bagi wisatawan, terutama mengingat peringatan BMKG terkait curah hujan tinggi dan munculnya bibit siklon.

Baca Juga  Menkeu Purbaya akan Jaga Defisit Fiskal Maksimal 3 Persen

Ia mengimbau para pelaku wisata dan wisatawan sama-sama meningkatkan kewaspadaan. “Jadi mudah-mudahan ini bisa memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Kemenpar sebelumnya juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Pariwisata tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Surat edaran ini telah disebar ke seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah (Pemda), asosiasi, dan pelaku usaha jasa pariwisata. SE ini mencakup berbagai unsur penting, yakni keamanan, keselamatan, dan kesehatan, demi mewujudkan liburan yang aman, nyaman, dan menyenangkan di area wisata. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru