Badung, warnaberita.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Pandawa Festival XIV yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-11 Badan Usaha Milik Desa Adat (BUMDA) Kutuh. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Destinasi Wisata Pantai Pandawa, Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Kamis (25/12/25).
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan Pandawa Festival bukan sekadar ajang hiburan, tetapi memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan pariwisata Bali yang berbasis budaya. Ia menekankan bahwa kekuatan utama pariwisata Bali terletak pada nilai adat dan tradisi yang harus terus dijaga serta dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kekuatan utama pariwisata Bali bersumber dari nilai-nilai adat dan tradisi yang harus terus dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan,” ucapnya.
Bupati Adi Arnawa juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi sektor pariwisata Bali belakangan ini, mulai dari kecenderungan penurunan kunjungan wisatawan, isu kebencanaan, hingga maraknya penyebaran informasi negatif di media sosial. “Pariwisata merupakan sektor yang sangat rentan terhadap persepsi publik, maka diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga citra Bali,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga pariwisata Bali tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah. Sekitar 95 persen kehidupan masyarakat Bali bergantung pada sektor pariwisata. Oleh karena itu, kesadaran kolektif seluruh masyarakat sangat dibutuhkan agar tidak menyebarkan informasi yang justru merugikan Bali.
Terkait isu kebersihan dan pengelolaan sampah, Bupati Adi Arnawa menyampaikan pemerintah daerah telah membentuk Satgas Kebersihan sebagai langkah konkret. Ia juga mengapresiasi Desa Adat Kutuh yang telah mengimplementasikan kebijakan tersebut di lapangan.
“Saya juga memberikan apresiasi kepada Desa Adat Kutuh yang telah mengimplementasikan kebijakan tersebut secara nyata di lapangan, sebagai bentuk respons cepat dan solutif terhadap persoalan lingkungan,” katanya.
Selain itu, Bupati asal Pecatu tersebut menegaskan komitmen Pemkab Badung dalam mendukung pengembangan destinasi pariwisata melalui pembangunan infrastruktur strategis. Sejumlah proyek akses jalan dan penataan kawasan pariwisata direncanakan mulai tahun 2026, termasuk jalur Uluwatu–Melasti, jalan lingkar barat GWK, serta akses kawasan Berawa hingga Tegal Kuning.
Sementara itu, Bendesa Adat Kutuh I Nyoman Mesir didampingi Perbekel Kutuh I Wayan Mudana menyampaikan bahwa Pandawa Festival XIV telah menjadi agenda rutin dalam kalender pariwisata. Festival ini dinilai sebagai instrumen penting pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, mengingat Pantai Pandawa merupakan hasil kreativitas dan inisiatif warga Desa Adat Kutuh.
Ketua Panitia Pandawa Festival XIV sekaligus Direktur Utama BUMDA Kutuh, Ni Luh Hepi Wiradani, menambahkan festival ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga media evaluasi dan pembenahan berkelanjutan pengelolaan destinasi wisata.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana sebesar Rp30 juta atas kontribusi signifikan Pandawa Festival XIV dalam pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal Bali.(*)
