Friday, April 17, 2026
HomeBALIBangliTuntaskan Pengelolaan Sampah Berbasis Palemahan, Ini Langkah Pemkab Bangli

Tuntaskan Pengelolaan Sampah Berbasis Palemahan, Ini Langkah Pemkab Bangli

Bangli, warnaberita.com – Pemerintah Kabupaten Bangli menegaskan komitmennya menuntaskan persoalan sampah melalui sinergi lintas sektor, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan nilai kearifan lokal Palemahan. Komitmen tersebut disampaikan dalam sosialisasi dan diseminasi program prioritas pemerintah yang digelar di Gedung Bukti Mukti Bakti Kantor Bupati Bangli, Kamis (19/2/26).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali itu menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Pemerintah mendorong siswa menjadi generasi penerus sekaligus influencer yang aktif menyebarluaskan informasi dan edukasi lingkungan melalui platform digital.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli, I Nyoman Murditha, S.Kom., M.Eng., menegaskan peran komunikasi publik dan teknologi informasi sangat krusial dalam keberhasilan program lingkungan. Ia menyebut, penguatan diseminasi melalui kanal digital dan media sosial akan memperluas jangkauan edukasi sekaligus meningkatkan partisipasi publik.

Baca Juga  Pemkab Bangli Jatuhkan Hukuman Disiplin Berat kepada Dua ASN yang Langgar Kewajiban Kerja

Menurutnya, pemerintah terus mendorong sistem pelaporan berbasis digital agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam pengawasan dan pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. “Pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi lintas sektor, dukungan teknologi informasi, serta perubahan perilaku masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. “Sesuai dengan amanat Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019, masyarakat diwajibkan melakukan pengelolaan sampah berbasis sumber dengan memilah sampah langsung dari rumah tangga (organik, non-organik, dan residu). Mengelola sampah bukan hanya soal menjalankan peraturan, tetapi merupakan implementasi modern dari nilai Palemahan—bentuk nyata rasa syukur kita kepada alam,” tegasnya dalam sambutan tersebut.

Baca Juga  TP PKK Badung Gelar Aksi Bersih Pantai Kelan

Sebagai langkah konkret, Pemkab Bangli memfokuskan sejumlah strategi. Pertama, mendorong optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di tingkat desa agar pengolahan berjalan dari hulu. Kedua, melakukan upaya khusus mencegah polusi sampah masuk ke badan air sebagai hulu sumber air Bali. Ketiga, memperkuat kolaborasi Desa Adat melalui awig-awig untuk mendisiplinkan warga dalam memilah sampah sejak dari rumah.

Selain itu, pemerintah juga mengapresiasi dedikasi sekolah yang aktif mengedukasi siswa tentang pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Sinergi antara pemerintah daerah, desa adat, sekolah, serta dukungan teknologi informasi diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Bangli.

Baca Juga  Antisipasi Penanganan Sampah Pascapenutupan TPA Suwung

Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kearifan lokal, Pemkab Bangli optimistis mampu membangun budaya sadar lingkungan sekaligus menjaga kelestarian alam Bali untuk generasi mendatang.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru