Jakarta, warnaberita.com – Timnas Indonesia harus menelan kekalahan menyakitkan usai tumbang 0-1 dari Timnas Bulgaria di partai final FIFA Series 2026 Grup Indonesia yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (31/3/2026) malam.
Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, skuad Garuda gagal mengonversi peluang menjadi gol. Satu-satunya gol dalam laga ini justru lahir dari titik putih melalui Marin Petkov pada menit ke-38.
Sejak awal laga, pasukan asuhan John Herdman tampil percaya diri menghadapi tim Eropa yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi. Indonesia mampu mengimbangi permainan dan memanfaatkan lebar lapangan untuk membongkar pertahanan lawan.
Namun, disiplin tinggi yang diterapkan Bulgaria menjadi tembok kokoh. Mereka memilih bermain pragmatis dengan pertahanan rapat (low block) serta sesekali mengancam lewat serangan balik.
Peluang Indonesia sempat hadir lewat aksi Ole Romeny yang melakukan penetrasi cepat, namun dihentikan pelanggaran Martin Georgiev yang berbuah kartu kuning.
Petaka datang pada menit ke-35 ketika wasit Nazmi Nasaruddin mengecek VAR terkait kontak Kevin Diks dengan Zdravko Dimitrov di kotak penalti. Keputusan akhirnya mengarah pada penalti untuk Bulgaria.
Marin Petkov yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Emil Audero, membawa Bulgaria unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Indonesia mencoba bangkit. Pergantian pemain dilakukan dengan masuknya Ivar Jenner dan sejumlah nama lain untuk menambah daya gedor.
Peluang emas sempat tercipta, termasuk sundulan Elkan Baggott dari lemparan jauh Kevin Diks yang nyaris berbuah gol.
Kesempatan terbaik datang pada menit ke-72. Ole Romeny kembali mengancam lewat sepakan cungkil di dalam kotak penalti, namun bola hanya membentur mistar gawang.
Di sisa waktu, tekanan Indonesia semakin intens. Masuknya Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra Nugraha menambah variasi serangan, namun lini belakang Bulgaria tetap solid.
Bulgaria sendiri hampir menggandakan keunggulan lewat Vladimir Nikolov, tetapi berhasil digagalkan Emil Audero.
Indonesia mendapatkan peluang terakhir melalui Rizky Ridho, namun tembakannya kembali digagalkan kiper Dimitar Mitov, bahkan bola sempat membentur mistar untuk kedua kalinya dalam laga ini.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Bulgaria tetap bertahan. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia dominasi permainan belum cukup tanpa efektivitas penyelesaian akhir. (*)
