Saturday, May 30, 2026
spot_img
HomeBALIBadungBupati Adi Arnawa Pimpin Korve di Kuta

Tegaskan Pengelolaan Sampah Harus Tuntas dari Hulu ke Hilir

Bupati Adi Arnawa Pimpin Korve di Kuta

Badung, warnaberita.com – Libur bukan alasan untuk abai lingkungan. Dari kawasan Central Parkir Kuta, komitmen bersih-bersih digaungkan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat budaya bersih sekaligus mendorong pengelolaan sampah mandiri pasca pemberlakuan larangan pembuangan sampah organik ke TPA Suwung per 1 April 2026. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, memimpin langsung aksi bersih lingkungan (korve) di kawasan Central Parkir Kuta, Jumat (3/4).

Meski bertepatan dengan hari libur, kegiatan ini tetap diikuti dengan antusias oleh jajaran OPD, TNI, Polri, hingga elemen masyarakat. Aksi tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Badung dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber, sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Baca Juga  Pemkab Badung Terima Dividen Rp363 Miliar dari BPD Bali

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa korve bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat. Ia juga menginstruksikan evaluasi menyeluruh pasca diberlakukannya kebijakan larangan pembuangan sampah organik ke TPA Suwung.

“Terima kasih atas semangat seluruh pihak yang hadir. Ini bukti kita serius menjalankan arahan pemerintah pusat. Saya minta segera dilakukan evaluasi menyeluruh terkait apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki. Kita harus pastikan pengelolaan sampah ini tuntas dari hulu sampai hilir agar persoalan tidak hanya berpindah tempat ke jalan atau pemukiman,” ujarnya.

Baca Juga  FPRB Tanjung Benoa Diundang ke Forum Tsunami Dunia, BPBD Badung Apresiasi Sebagai Prestasi Global dan Inspirasi Lokal

Bupati turut mengapresiasi meningkatnya kepatuhan pengelola sampah swasta dan masyarakat. Hal ini terlihat dari mulai berkurangnya jumlah truk pengangkut sampah yang beroperasi, sebagai indikator awal keberhasilan pemilahan di tingkat sumber.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa edukasi harus terus digencarkan dan diiringi dengan penegakan hukum yang tegas. Peran camat, lurah, hingga kepala lingkungan dinilai krusial dalam memastikan pengawasan berjalan optimal di lapangan.

“Sosialisasi kepada pelaku usaha dan rumah tangga harus dilakukan terus-menerus, jangan bosan. Namun, kita juga tidak bisa hanya mengandalkan himbauan. Penegakan aturan harus jalan; bagi yang sudah dibina tetapi tetap melanggar, sanksi tegas harus diterapkan. Saya juga meminta dukungan TNI dan Polri untuk bersama-sama melakukan pengawasan, terutama di titik rawan seperti Kuta, Seminyak, Tuban, dan Kedonganan agar tidak ada lagi praktek buang sampah sembunyi-sembunyi pada malam hari,” tegas Adi Arnawa.

Baca Juga  Sekda Badung Serahkan Santunan Pensiun dan Dana Kematian bagi Ahli Waris

Menutup arahannya, Bupati kembali menekankan pentingnya konsistensi pemerintah sebagai teladan dalam membangun budaya bersih di tengah masyarakat.

“Jika kita konsisten, perlahan akan tumbuh kesadaran, tanggung jawab, bahkan rasa malu di masyarakat untuk membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Badung, pimpinan OPD, serta perwakilan instansi pengendalian lingkungan hidup wilayah Bali–Nusra bersama elemen masyarakat.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru