Sunday, May 24, 2026
HomeEKONOMIWamen Stella Bertemu Dubes Slowakia, Ini yang Dibahas

Wamen Stella Bertemu Dubes Slowakia, Ini yang Dibahas

Jakarta, warnaberita.com- Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menerima audiensi Duta Besar Republik Slowakia untuk Indonesia, H.E. Tomas Ferko, Kamis (2/4/).

Dalam pertemuan ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kedutaan Besar Slowakia menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang pendidikan tinggi, riset, dan teknologi dengan membuka berbagai peluang kolaborasi langsung antarinstitusi unggulan kedua negara.

Kerja sama akan difokuskan pada bidang energi terbarukan dan energi nuklir, bioteknologi, kecerdasan buatan, serta pengembangan teknologi pangan. 

Wamen Stella menegaskan bahwa berdasarkan program prioritas Presiden Prabowo mengenai kecukupan energi dalam negeri dengan pengembangan sumber energi baru, energi nuklir menjadi salah satu sumber yang paling potensial untuk memenuhi kekurangan pasokan di luar Jawa-Bali.

Baca Juga  Koster Sambut Baik Rencana 25 Walikota Jajaki "Sister City" ke Bali

“Di Indonesia, dalam hal energi kita sebenarnya mengalami kelebihan pasokan di jaringan Jawa dan Bali. Namun, kita juga mengalami kekurangan pasokan di banyak wilayah lainnya. Salah satu yang paling potensial adalah energi nuklir, yang kehadirannya sangat penting bagi wilayah di luar sistem kelistrikan Jawa-Bali,” tegas Stella, sebagaimana dikutip dari website kemdiktisaintek.go.id.

Dia juga menyampaikan bahwa Indonesia membuka peluang kerja sama beasiswa di bidang nuklir atau bidang lain yang menjadi keunggulan Slowakia. “Kami siap bekerja sama terkait skema beasiswa, mulai dari jenis beasiswanya, bagaimana proses seleksinya, hingga bagaimana kita dapat memilih mahasiswa,” jelas Stella.

Baca Juga  Maksimalkan Peran UMKM sebagai Penggerak Merdeka Gizi Melalui MBG

Sementara Dubes Tomas Ferko menegaskan bahwa kerja sama akan difokuskan pada program prioritas nasional. Selain itu, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di bidang transformasi digital kesehatan melalui pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber.

Tomas juga menyebutkan beberapa proyek lain yang bisa dikerjasamakan, untuk dapat berkontribusi pada pembangunan masyarakat dimana 95% dari proyek yang didorong merupakan program prioritas pemerintah. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru