Thursday, April 30, 2026
HomeBALIGianyarGianyar Tuan Rumah Rakor BRIDA se-Bali, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Gianyar Tuan Rumah Rakor BRIDA se-Bali, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Gianyar,warnaberita.com-Rapat Koordinasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (Rakor BRIDA) se-Bali diselenggarakan di Kori Maharani Villas, Kamis (30/4). Mengusung tema “Kolaborasi BRIDA se-Bali dalam Ekosistem Riset dan Inovasi untuk Mendukung Visi Pembangunan Daerah”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar BRIDA kabupaten/kota se-Bali dalam mengembangkan riset dan inovasi yang berkelanjutan.
Rakor menjadi wadah koordinasi dan berbagi informasi terkait program, kebijakan, serta strategi pengembangan riset dan inovasi di masing-masing daerah. Kolaborasi yang terbangun mampu mendorong terciptanya ekosistem riset yang terintegrasi serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah berbasis inovasi.
Kegiatan dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali (Asisten II), Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P., Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM, Digitalisasi Pemerintahan, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri di bawah BSKDN Kemendagri, Dr. Ir. David Yama, M.Sc, MA, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan, Keuangan Daerah dan Desa (Pustrajakan Bangkeudades) Kemendagri, Dr. Dra. Rochayati Basra, M.Pd., Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali, Dr. Ketut Wica, S.Sos, M.H., Kelompok Ahli Pemprov Bali, Tim Pengendali Mutu serta BRIDA kabupaten/kota se-Bali.

Baca Juga  Ketua TP Posyandu Gianyar Terima HKI, Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan

Ketua panitia Rakor yang juga Kepala BRIDA Kabupaten Gianyar, Drs. I Ketut Sedana, AP., MAP, menyampaikan bahwa kegiatan bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar BRIDA se-Provinsi Bali.
Ketut Sedana menegaskan bahwa BRIDA Gianyar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas riset dan inovasi daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, termasuk akademisi dan pelaku usaha. “Kami terus mendorong hasil riset agar dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali, Dr. Ketut Wica, S.Sos, M.H., menyampaikan bahwa indikator pertumbuhan ekonomi Bali saat ini menunjukkan capaian yang baik bahkan berada di atas rata-rata nasional.
Namun demikian, dirinya menyoroti berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi. Selain memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, pembangunan juga berpotensi menimbulkan permasalahan terhadap aspek alam, manusia, dan kebudayaan.
Untuk itu, diperlukan penguatan riset dan inovasi yang berlandaskan pada enam bidang prioritas pembangunan Bali, guna menjaga dan meningkatkan kualitas alam, manusia, dan kebudayaan Bali, sekaligus mendorong perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual (HKI). “Brida dalam melaksanakan tugasnya, tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus berkolaborasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.

Baca Juga  Lomba Bibit Sapi Bali Jantan dan Betina untuk Tingkatkan Mutu Genetik dan Keberlanjutan Populasi

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali (Asisten II), Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P., menegaskan bahwa keberadaan BRIDA sangat penting dalam menghasilkan inovasi yang berbasis data.
Lebih lanjut, Luh Ayu Aryani menyampaikan pengembangan riset dan inovasi perlu difokuskan pada berbagai bidang strategis yang selaras dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” menuju Bali Era Baru. Selain itu, dirinya juga menekankan pentingnya sinkronisasi program antar perangkat daerah guna menghasilkan rumusan kebijakan yang lebih terarah dan efektif. “Melalui sinergi dan sinkronisasi yang kuat, diharapkan dapat menghasilkan rumusan strategis yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya. (*)

Baca Juga  Kemenparekraf Gelar FGD Nasional untuk Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan Wisata
Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru