Monday, April 20, 2026
HomeBALIGianyar'Tugu Mayang' Jawara Lomba Ogoh Ogoh Kabupaten Gianyar

‘Tugu Mayang’ Jawara Lomba Ogoh Ogoh Kabupaten Gianyar

Gianyar, warnaberita.com -Secara umum, semua peserta tampil luar biasa. Semua karya ogoh ogoh nampak artistik. Ini terjadi pada gelaran Lomba Ogoh Ogoh yang dihelat Pemerintah Kabupaten Gianyar. Kegiatan diikuti oleh perwakilan terbaik dari masing-masing kecamatan se-Kabupaten Gianyar di Alun-Alun Kota Gianyar, Selasa (14/4).

Pada ajang tersebut, ST. Pandawa Banjar Tarukan, Desa Adat Mas, Ubud dengan Ogoh Ogoh ‘Tugu Mayang’ berhasil meraih Juara I dengan nilai 268, disusul ST. Eka Susila Banjar Buda Ireng, Desa Adat Batuyang sebagai Juara II dengan nilai 258.

ST. Giri Manila Sari Banjar Susut, Desa Adat Susut, Payangan sebagai Juara III dengan nilai 240. Sementara itu, posisi berikutnya ditempati oleh ST. Rama Sita Banjar Sanding Bitra, Desa Adat Sanding, Tampaksiring, ST. Satria Pajarakan Banjar Triwangsa, Desa Adat Keliki, Tegallalang, ST. Abdi Pertiwi Mandala Banjar Gelgel, Desa Adat Keramas, Blahbatuh dan ST. Sekar Jaya Banjar Serongga Tengah, Desa Adat Serongga, Gianyar.

Baca Juga  Gerakan "Hatinya PKK" Serahkan Bibit Tanaman di Kecamatan Mengwi dan Abiansemal

Sebagai bentuk apresiasi, Juara I tingkat kabupaten memperoleh hadiah sebesar Rp50 juta, Juara II Rp40 juta, dan Juara III Rp30 juta. Selain itu, juara harapan juga mendapatkan hadiah dengan total nilai mulai dari Rp10 juta hingga Rp25 juta.

Setiap karya yang dipresentasikan menampilkan karakter dan tema yang beragam, mencerminkan kreativitas, inovasi, serta kekayaan nilai filosofis dalam tradisi ogoh-ogoh di masing-masing daerah.

Penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari unsur seniman, akademisi, dan praktisi budaya, dengan kriteria meliputi tema, sinopsis, karakter, inovasi, serta rancang bangun. Proses penilaian dilaksanakan secara langsung di lokasi dengan mengamati secara menyeluruh detil karya serta penyajian masing-masing peserta.

Baca Juga  Mitigasi Penutupan TPA Suwung Dipercepat, Bupati Badung Rakor Pengelola Sampah

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, menyampaikan bahwa perhelatan lomba ogoh-ogoh kali ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Budaya Gianyar yang memberikan ruang seluas-luasnya kepada seniman muda untuk menuangkan kreativitas dengan mengedepankan falsafah dan kekhasan seni budaya Gianyar.

“Pemerintah Kabupaten Gianyar, dalam hal ini Bapak Bupati Gianyar, memberikan ruang kepada insan penggiat seni untuk menuangkan kreasi dan inovasi untuk dipertunjukkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pekan Budaya Gianyar telah dimulai sejak 1 April 2026 dan akan mencapai puncaknya pada 19 April 2026, serangkaian bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Gianyar ke-255.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga Pertiwi Gianyar sebagai pusat peradaban seni budaya,” harapnya.

Baca Juga  Dorong Program AKTIF Musik yang Inklusif dan Berkelanjutan

Melalui Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar menyampaikan bahwa, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pelestarian seni dan budaya Bali, khususnya dalam pengembangan ogoh-ogoh sebagai warisan tradisi yang terus tumbuh dan berkembang.

Partisipasi aktif generasi muda dalam lomba ini menunjukkan komitmen kuat masyarakat Gianyar dalam menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam seni rupa tradisional.

Sebagai rangkaian lanjutan, kegiatan ini akan ditutup dengan Parade Ogoh-ogoh Tingkat Kabupaten yang akan berlangsung pada hari Jumat 17 April 2026 di open stage  Balai Budaya Gianyar, dalam rangkaian Pawai Budaya yg akan mempersembahkan seni kearifan lokal Kebudayaan Gianyar dari 7 Kecamatan.

Sebagai informasi tambahan, ogoh ogoh ini dibuat serangkaian Hari Nyepi lalu. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru