Monday, June 22, 2026
spot_img
HomeBALIBadung50 Bhikkhu IWFP 2026 Tiba di Bali, Bandara Ngurah Rai Jadi Gerbang...

50 Bhikkhu IWFP 2026 Tiba di Bali, Bandara Ngurah Rai Jadi Gerbang Awal Misi Perdamaian

Badung, warnaberita.com – Puluhan Bhikkhu lintas negara memulai langkah panjang Thudong, menyusuri Indonesia demi menyebarkan harmoni dan toleransi dari Bali. Kedatangan 50 Bhikkhu peserta Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026 tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Kamis (7/5/26).

Kedatangan ini menjadi awal perjalanan spiritual panjang yang sarat makna kemanusiaan.

Para Bhikkhu yang berasal dari Thailand, Laos, dan Malaysia tersebut menjalani ritual Thudong, yakni perjalanan kaki lintas wilayah sebagai simbol penyebaran nilai perdamaian dan kebersamaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Raya Waisak yang identik dengan refleksi dan pesan universal tentang kehidupan damai.

Baca Juga  Posyandu Desa Adat Tegal Darmasaba Jadi Lokasi Aksi Sosial TP Posyandu Bali

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, menyampaikan bahwa pihaknya merasa bangga dapat menyambut langsung rombongan Bhikkhu tersebut. Ia menilai, momen ini memperkuat citra Bali sebagai pusat pariwisata dunia yang menjunjung tinggi nilai spiritual dan keberagaman.

“Bandara I Gusti Ngurah Rai menyampaikan selamat datang kepada seluruh Bhikkhu peserta Indonesia Walk for Peace. Sebagai pengelola bandara, kami merasa terhormat telah menjadi bagian dari kedatangan para Bhikku yang akan memulai perjalanan spiritual Thudong,” ujar Nugroho Jati.

“Kehadiran para Bhikkhu di Bali membawa pesan positif mengenai pentingnya menjaga kedamaian, keharmonisan, dan persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk. Kami berharap perjalanan spiritual ini dapat memberikan inspirasi bagi banyak pihak,” lanjut Nugroho Jati.

Baca Juga  Baladika Bali Kerahkan Ribuan Relawan Bersihkan Pantai Kedonganan

Rombongan Bhikkhu tiba sekitar pukul 21.30 WITA menggunakan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK374 dengan rute Kuala Lumpur–Denpasar. Bandara memastikan seluruh proses kedatangan berlangsung lancar, mulai dari pemeriksaan hingga layanan kedatangan, dengan dukungan berbagai instansi terkait.

“Proses kedatangan para Bhikkhu berjalan dengan lancar dengan dukungan berbagai instansi, di antaranya dari Imigrasi, Bea Cukai, dan Balai Karantina. Seluruh fasilitas pelayanan bandara juga kami pastikan dalam keadaan prima,” kata Nugroho Jati.

Perjalanan Thudong IWFP 2026 akan menempuh jarak ribuan kilometer melintasi Bali hingga Pulau Jawa, mencakup Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta. Rangkaian perjalanan tersebut akan berakhir di Candi Borobudur sebagai pusat perayaan Waisak nasional.

Baca Juga  Mitigasi Penutupan TPA Suwung Dipercepat, Bupati Badung Rakor Pengelola Sampah

Melalui perjalanan ini, para Bhikkhu mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai toleransi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga harmoni dalam keberagaman. Pesan damai yang dibawa diharapkan menjadi inspirasi nyata bagi kehidupan bermasyarakat.

“Sebagai bandara yang melayani jutaan pengguna jasa dari berbagai negara dan latar belakang budaya, bangsa, dan agama, Bandara I Gusti Ngurah Rai terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif serta mendukung berbagai kegiatan internasional, budaya, maupun spiritual yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata Bali,” pungkas Nugroho Jati.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru