Badung, warnaberita.com – Keseriusan Pemkab Badung dalam menangani sampah tak lagi sebatas wacana. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa bahkan turun langsung ke lapangan, memastikan sektor pariwisata ikut bertanggung jawab menjaga wajah Bali.
Bupati Adi Arnawa, didampingi Sekda Badung IB. Surya Suamba, kembali melaksanakan Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan terhadap sektor Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe) di wilayah Kelurahan Legian. Kegiatan ini dipusatkan di Skate Park, Pantai Kuta, Kuta, pada Jumat (15/5/26).
Turut hadir Anggota DPRD Badung I Made Sada dan Wayan Puspa Negara, jajaran Kepala OPD, Camat Kuta Dewa Ngurah Bayudhewa bersama unsur Tripika, serta Lurah Legian Putu Eka Martini beserta para Kepala Lingkungan se-Kelurahan Legian.
Ditemui seusai kegiatan, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan memastikan pengolahan sampah berbasis sumber berjalan optimal, khususnya di sektor Horeka yang menjadi penyumbang besar sampah di Badung.
“Terutama kepada teman-teman pengusaha Horeka, yang berdasarkan data ada 40 persen lebih yang masih sumber sampah di Badung ini. Dan salah satu hotel tadi di legian, saya lihat sudah bagus, ini memang perlu dorong terus, termasuk kalau bisa hotel-hotel yang lain juga sama seperti itu. Kita ini benar-benar sangat serius sekali untuk penanganan sampah di Badung khususnya dan mungkin Bali ya pada umumnya ini,” jelasnya.
Selain pengawasan rutin setiap Jumat, Bupati juga meninjau langsung kondisi sepanjang Pantai Legian. Ia menilai potensi pantai sangat besar, namun perlu penataan serius agar tetap menjadi daya tarik wisata unggulan.
“Saya langsung memantau dan memang saya selalu melakukan setiap Jumat, walaupun ini di luar jam kerja, kita tetap melakukan kurve turun ke bawah. Ya temanya sekarang penanganan sampah, termasuk juga bagaimana nanti kita akan melakukan penataan pantai ini. Karena saya lihat pantai kita ini sangat bagus, sangat indah sekali. Tapi kalau tetap dengan kondisi Kumuh seperti ini dipertahankan, ini juga menjadi tantangan hambatan buat kita untuk menjadikan Wilayah Samigita ini menjadi daya tarik yang seperti dulu lagi itu,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, desa adat, dan masyarakat dalam menata kawasan Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) secara berkelanjutan.
“Inilah yang kita sedang akan siapkan. Saya berharap dalam kesempatan ini, semua masyarakat, desa adat, ayolah kita sama-samalah menata pantai ini dengan baik. Tapi sekali lagi saya sampaikan bahwa tentu pemerintah sangat berharap dukungan dari semua pihak, termasuk desa adat, masyarakat nanti. Kita jangan berpikir instan lah. Ayo kita berpikir jangka panjang bagaimana kita menjaga Pantai Kita ini. Sekali lagi saya sangat serius selaku bupati untuk penataan pantai ini dan saya memang sangat serius sekali untuk membangun infrastruktur di Badung ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengungkapkan bahwa revitalisasi destinasi pariwisata akan dilakukan bertahap. Langkah ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Saya kira kalau ini sudah kita sama-sama punya mindset memikir yang sama, saya kira tidak akan susah untuk mewujudkannya. Kalau itu sudah terjadi, satu sisi PAD Badung akan meningkat, PAD Badung akan meningkat, semakin banyak Pemkab. Badung bisa membuat program-program untuk mensejahterakan dan menjaga kesehatan masyarakat Badung,” jelasnya.(*)
