Thursday, July 30, 2026
HomeOLAHRAGACabor Mangkir di Porprov 2027 Dicoret dari Porprov 2029

Cabor Mangkir di Porprov 2027 Dicoret dari Porprov 2029

Denpasar, warnaberita.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali mengambil langkah tegas demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVII/2027.

Cabang olahraga (cabor) yang telah mendaftarkan diri namun batal mengikuti pertandingan saat pelaksanaan Porprov 2027 dipastikan tidak akan diizinkan tampil pada Porprov Bali 2029.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu keputusan penting hasil rapat tim kecil KONI Bali sebagai bagian dari finalisasi regulasi Porprov Bali 2027. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap cabor memiliki komitmen terhadap pembinaan atlet dan tidak sekadar mendaftarkan diri tanpa kesiapan.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Etika KONI Bali, Fredrik Billy, menegaskan aturan tersebut merupakan arahan Ketua Umum KONI Bali, I Nyoman Giri Prasta, agar pelaksanaan Porprov berlangsung lebih berkualitas dan profesional.

Baca Juga  Oka Darmawan Mundur dari Bursa Ketum KONI Bali

“Ini merupakan salah satu hasil rapat tim kecil KONI Bali sebagai persiapan menuju Porprov Bali 2027 yang berkualitas sesuai arahan Ketua Umum KONI Bali, Bapak Giri Prasta,” ujar Billy saat rapat di Ruang Rapat Utama KONI Bali.

Billy menjelaskan, sanksi tersebut sebenarnya sudah tercantum dalam Ketentuan Umum Porprov Bali 2027. Salah satunya pada Pasal 11 Ayat 9, yang mengatur bahwa nomor pertandingan atau perlombaan hanya dapat dipertandingkan apabila diikuti sedikitnya tiga kabupaten/kota.

Rapat tim kecil yang digelar Selasa (28/7/2026) dipimpin Sekretaris Umum KONI Bali Ketut Jagra Sunu, didampingi Wakil Ketua Umum I Maryoto Subekti, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Agung Bagus Tri Candra Arka, Ketua Bidang Litbang Ida Bagus Diptha, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Etika Fredrik Billy, serta Bidang Organisasi A.A. Maha Dipta, dan dihadiri perwakilan seluruh KONI kabupaten/kota se-Bali.

Baca Juga  Kunjungi Almamater, Mendiktisaintek Ingatkan Siswa Hormati Ortu dan Guru

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Bali Maryoto Subekti menekankan bahwa Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet di setiap daerah.

Menurutnya, setiap cabang olahraga harus menjadikan Porprov sebagai momentum evaluasi program pembinaan sekaligus melahirkan atlet yang mampu bersaing pada level nasional hingga internasional.

“Tujuan pembinaan adalah agar atlet mampu meraih prestasi maksimal dan mengharumkan nama daerah, bangsa, dan negara di setiap ajang olahraga yang diikuti,” tegas Maryoto.

Di sisi lain, Sekretaris Umum KONI Bali Ketut Jagra Sunu memastikan daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov Bali 2027 telah disahkan melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bali pada 21 Juli lalu.

Baca Juga  Bali United FC Umumkan Bergabungnya Tim Receveur

Untuk cabang olahraga ekshibisi, KONI Bali juga menetapkan persyaratan yang tidak kalah ketat. Sebuah cabor baru dapat dipertandingkan sebagai ekshibisi apabila diikuti atlet dari minimal lima kabupaten/kota, memiliki kepengurusan aktif di sedikitnya lima daerah, serta terbukti menjalankan pembinaan secara berkelanjutan.

Melalui regulasi baru ini, KONI Bali berharap Porprov Bali 2027 tidak hanya menjadi pesta olahraga daerah, tetapi juga menjadi ajang yang benar-benar mencerminkan keseriusan setiap cabang olahraga dalam membina atlet dan meningkatkan prestasi olahraga Bali secara berkelanjutan. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru