Jembrana, warnaberita.com – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali digaungkan melalui Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali Tahun 2026. Mengusung tema “Berbelanja dan Berbagi”, kegiatan ini sukses menghadirkan dampak nyata bagi pelaku usaha lokal sekaligus masyarakat yang membutuhkan.
Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, hadir langsung sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut di Gedung Kesenian Dr. Ir. Sukarno, Kelurahan Pendem, Kabupaten Jembrana, Jumat (7/8/2026).
Kehadiran Bunda Rai menjadi bukti komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam memperkuat sinergi antar daerah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia turut menyaksikan bagaimana konsep belanja yang dilakukan oleh jajaran PKK se-Bali tidak hanya menghidupkan pasar rakyat, tetapi juga langsung disalurkan kembali dalam bentuk bantuan sosial.
Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, bersama Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, Sekda Jembrana, jajaran Kepala OPD Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali, serta seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota beserta pengurus. Sinergi lintas daerah ini memperkuat semangat kolektif dalam menyukseskan program berbasis kerakyatan.
Mengusung konsep “Berbelanja dan Berbagi”, pasar rakyat ini dirancang untuk melariskan produk UMKM, IKM, hingga hasil pertanian lokal. Seluruh hasil belanja kemudian dikemas menjadi paket bantuan dan disalurkan kepada masyarakat. Skema ini menjadikan kegiatan tidak sekadar transaksi ekonomi, tetapi juga gerakan sosial yang berdampak langsung.
Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Jembrana menyerahkan 20 tas belanja kepada 20 penerima bantuan. Sementara delapan kabupaten lainnya, termasuk Tabanan, masing-masing menyerahkan 10 tas belanja kepada penerima manfaat. TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan berupa 2.000 kilogram beras, 200 krat telur, 100 liter minyak tanusan, serta ratusan paket belanja tambahan.
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata peran PKK dalam mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat solidaritas sosial. “Sebagai PKK kita harus mampu menggerakkan partisipasi masyarakat untuk mendukung visi misi pemerintah setempat demi kesejahteraan masyarakat. Dengan menerapkan one island one management, niscaya Bali akan bangkit lebih baik sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang gemah ripah loh jinawi, sekala dan niskala,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan sebagai tuan rumah. Ia menyebut kegiatan ini sebagai peluang besar untuk memperluas promosi produk unggulan daerah.
Dalam laporannya, kegiatan ini melibatkan 115 pelaku usaha, terdiri dari 21 pelaku industri kecil menengah, 63 pelaku sektor pertanian dan turunannya, serta 31 pelaku usaha kuliner khas Jembrana. Sebanyak 100 penerima bantuan juga telah dipersiapkan sesuai kriteria yang ditetapkan.
Di sela kegiatan, Bunda Rai menyampaikan apresiasi terhadap program ini. “Program Berbelanja dan Berbagi ini merupakan kegiatan yang sangat baik karena mampu menggerakkan pelaku UMKM, IKM, dan sektor pertanian lokal sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat di setiap daerah,” ujar Bunda Rai.
Gerakan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial mampu berjalan beriringan, menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat Bali.(*)
