Thursday, August 13, 2026
HomeBALITabananMutasi Besar di Tabanan, 61 Pejabat Dilantik: Bupati Sanjaya Tegaskan Jabatan Bukan...

Mutasi Besar di Tabanan, 61 Pejabat Dilantik: Bupati Sanjaya Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Kursi Kekuasaan

Tabanan, warnaberita.com – Sebanyak 61 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Kamis (13/8/2026). Namun, di balik prosesi pelantikan tersebut, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan pesan yang tegas kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.

Pelantikan yang berlangsung secara hybrid atau kombinasi daring dan luring di Tabanan Command Center (TCC) itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebanyak tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, 21 pejabat administrator, dan 37 pejabat pengawas dilantik dalam agenda tersebut.

Kegiatan itu turut dihadiri Jero Mangku atau rohaniawan, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara Denpasar, Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, Sekretaris Daerah Tabanan, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, kepala bagian di lingkungan Pemkab Tabanan, serta seluruh camat se-Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Rembug Bersama Warga Jatiluwih, Bupati Sanjaya Serap Aspirasi

Dalam arahannya, Sanjaya menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian dari dinamika penyelenggaraan pemerintahan sekaligus proses pembinaan karier ASN.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik memahami bahwa setiap penempatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan harus dijawab dengan kinerja yang optimal.

“Saya ingin menegaskan bahwa mutasi, rotasi, maupun pengisian jabatan dalam birokrasi merupakan sesuatu yang biasa dan merupakan bagian dari kewenangan manajemen pemerintahan, sepanjang dilaksanakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, kebutuhan organisasi, kompetensi, serta prinsip-prinsip sistem merit yang berbasiskan talenta,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, mutasi dan rotasi tidak boleh dimaknai hanya sebagai perpindahan posisi atau sekadar proses administratif. Setiap jabatan memiliki tanggung jawab yang harus dijalankan demi kepentingan masyarakat.

“Jangan pernah memaknai mutasi semata-mata sebagai perpindahan tempat atau perpindahan jabatan, apalagi sekadar urusan administratif belaka. Ingatlah bahwa di balik setiap penempatan terdapat kebutuhan organisasi. Di balik setiap jabatan terdapat tanggung jawab dan di balik setiap amanah terdapat harapan masyarakat Tabanan yang harus kita jawab dengan kinerja,” tegasnya.

Baca Juga  Transformasi Layanan Desa, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Tegaskan Kembali Peran Posyandu 6 SPM

Sanjaya menjelaskan, pelantikan tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa faktor penting. Salah satunya adalah pengisian tiga jabatan pimpinan tinggi pratama melalui mekanisme seleksi terbuka.

Ketiga jabatan tersebut meliputi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kebudayaan, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tabanan.

Menurutnya, proses seleksi terbuka menjadi langkah strategis untuk memastikan jabatan penting diisi oleh figur yang memiliki kompetensi, pengalaman, kapasitas, serta kemampuan kepemimpinan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Selain itu, pelantikan juga dilakukan untuk menyesuaikan jabatan administrator dan pengawas sesuai dengan perkembangan kebutuhan organisasi. Pengisian Kepala Subbagian pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tabanan juga menjadi bagian dari implementasi struktur organisasi dan tata kerja perangkat daerah.

“Artinya, pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, ini adalah bagian dari proses menata organisasi agar lebih efektif, lebih responsif dan lebih mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Tabanan,” ungkap Sanjaya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tabanan juga menyampaikan apresiasi kepada panitia seleksi terbuka yang telah melaksanakan proses rekrutmen secara profesional dan bertanggung jawab.

Baca Juga  PDI Perjuangan Se-Bali Jalankan Gerakan Merawat Pertiwi

Apresiasi juga diberikan kepada Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali yang turut melakukan pengawasan selama proses seleksi berlangsung. Begitu pula kepada Badan Kepegawaian Negara yang memberikan dukungan dalam pembinaan serta fasilitasi manajemen ASN di lingkungan Pemkab Tabanan.

Menutup arahannya, Sanjaya mengingatkan seluruh pejabat agar menjadikan disiplin sebagai budaya kerja. Ia juga meminta para pejabat untuk bekerja keras, bekerja cerdas, serta mengedepankan integritas dalam menjalankan tugas.

“Jabatan bukan hak yang melekat selamanya. Jabatan adalah amanah yang harus dijaga melalui kinerja, kompetensi, disiplin, integritas dan tanggung jawab. Maka tunjukkan melalui kerja nyata bahwa kepercayaan yang diberikan kepada saudara memang layak, selamat bekerja, segera lakukan konsolidasi internal, susun langkah strategis, pastikan program dan kegiatan berjalan tepat waktu, tepat sasaran dan tepat manfaat sebagai fondasi kuat menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),” pungkas Sanjaya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru