Friday, April 17, 2026
HomeBALITabananBupati Sanjaya Sembahyang Pujawali di Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan

Bupati Sanjaya Sembahyang Pujawali di Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan

Tabanan, warnaberita.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan, melaksanakan persembahyangan bersama Pujawali di Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan pada Rabu (18/2/26). Prosesi mepeed oleh ibu-ibu pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan menuju Pura Puseh Bale Agung menjadi awal kegiatan, kemudian dilanjutkan ke Pura Dalem Prajapati.

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, bersama Kapolres Tabanan, Sekda, para asisten, dan jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan.

Selain sebagai wujud bhakti ke hadapan Ida Sesuhunan yang berstana di Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kebersamaan seluruh jajaran pemerintah daerah. Bupati Sanjaya beserta Kapolres dan jajaran turut melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Puseh Bale Agung dan Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyertai jalannya upacara yang menjadi bagian penting dalam siklus keagamaan desa adat.

Baca Juga  Tabanan Raih Apresiasi BRIDA Optimal 2025 dari BRIN

Sebelum persembahyangan di Pura Dalem Prajapati, ibu-ibu pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan ngayah menarikan Tari Rejang yang diiringi alunan gamelan oleh Sekaa Gong Pemkab Tabanan. Hal ini mencerminkan kehadiran Bupati Sanjaya beserta jajaran dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan wujud nyata komitmen menjaga serta melestarikan nilai adat, agama, seni, dan budaya.

Keberadaan Tri Kahyangan Desa sebagai pusat spiritual masyarakat harus terus dijaga secara sekala dan niskala agar tetap menjadi penyangga harmoni kehidupan. Nilai-nilai Tri Hita Karana juga menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan, yakni menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan (parahyangan), manusia dengan sesama (pawongan), dan manusia dengan lingkungan (palemahan).

Baca Juga  Wabup Badung Alit Sucipta Hadiri Karya Pitra Yadnya di Petang

Pujawali ini sekaligus menjadi implementasi nyata parahyangan, memperkuat pawongan melalui kebersamaan krama adat dan pemerintah, serta mendukung pelestarian palemahan melalui kesadaran menjaga kesucian lingkungan pura. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, desa dinas, dan desa adat menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat. Kolaborasi yang solid diyakini mampu memperkuat stabilitas sosial sekaligus mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal.

Pelaksanaan persembahyangan berlangsung lancar, mencerminkan kekompakan serta komitmen bersama dalam menjaga kesucian dan keharmonisan Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan sebagai warisan spiritual yang terus lestari dari generasi ke generasi. Pemerintah Kabupaten Tabanan pun berkomitmen untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pembangunan lahir dan batin menuju Tabanan Aman, Unggul, dan Madani (AUM).(*)

Baca Juga  Puncak Festival Ogoh-Ogoh Singasana III Tampilkan Kreativitas Terbaik Sekaa Teruna di Tabanan

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru