Thursday, October 22, 2026
HomeBALIBadung850 Peserta Ramaikan Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026

850 Peserta Ramaikan Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026

Badung, warnaberita.com – Keindahan bonsai bukan sekadar seni merawat pohon dalam ukuran mini. Di balik lekuk batang dan susunan rantingnya, tersimpan nilai pelestarian lingkungan, tradisi, hingga peluang ekonomi. Potensi inilah yang diangkat melalui Kontes dan Pameran Nasional Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026 yang menghadirkan 850 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka kegiatan bertema “Seni Alam dan Tradisi” tersebut di Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (21/10/2026).

Pameran berskala nasional ini menjadikan Puspem Badung sebagai pusat berkumpulnya para penghobi, kolektor, dan pecinta seni bonsai serta suiseki. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah Nusantara juga membuka peluang untuk memperkenalkan seni alam sebagai bagian dari daya tarik pariwisata Kabupaten Badung.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa "Launching" Gertak Pengukuran Bayi, Balita, dan Ibu Hamil di Badung

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan pameran yang dinilai tidak hanya berfokus pada perlombaan keindahan tanaman, tetapi juga membawa pesan edukasi lingkungan dan pengembangan ekonomi kreatif.

Menurutnya, seni bonsai dapat menjadi media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kekayaan hayati sekaligus mendorong kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

“Bapak dan Ibu yang selama ini merawat pohon-pohon ini merupakan pahlawan lingkungan. Bonsai menjadi bagian dari pelestarian sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal berbagai jenis pohon yang ada di alam kita,” ujarnya.

Ia menilai, ketekunan para pegiat bonsai dalam merawat dan membentuk tanaman menjadi salah satu cara untuk mendekatkan masyarakat dengan alam. Melalui pameran ini, pengunjung juga berkesempatan mengenal lebih jauh nilai seni dan pengetahuan yang terkandung dalam setiap karya bonsai.

Baca Juga  Wabup Badung Serahkan Penghargaan Tertib Administrasi Akta Kematian

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Badung melaporkan, keterlibatan 850 peserta tahun ini mencerminkan tingginya antusiasme komunitas bonsai dan suiseki di Indonesia.

Selain menjadi ruang unjuk karya, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Kedatangan peserta dari luar daerah berpotensi meningkatkan kebutuhan akomodasi perhotelan, konsumsi, transportasi, serta menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Badung.

Efek berganda atau multiplier effect tersebut menjadi peluang bagi Badung untuk mengembangkan kegiatan berbasis komunitas dan seni sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata.

Pameran yang turut dihadiri Ketua Umum PPBI Pusat dan Koordinator Wilayah PPBI Bali ini diharapkan menjadi ruang apresiasi, edukasi, serta pertukaran pengetahuan antarpenggemar bonsai dan suiseki.

Baca Juga  Semara Pagulingan Nyenit-Nyenir Badung Hipnotis Penonton PKB 2026 Lewat Spirit Wong Samar

Melalui Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026, seni alam dan tradisi diharapkan semakin dikenal masyarakat luas, sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Badung yang mengedepankan seni, budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular