Badung, warnaberita.com – Kesulitan memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah titik Pulau Bali dalam beberapa pekan terakhir mulai teratasi. Pertamina Patra Niaga memastikan stok dan antrean di SPBU Bali berada pada kondisi normal setelah perusahaan menerapkan langkah build up stock di berbagai terminal BBM.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa percepatan pasokan terus dilakukan untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.
“Di sisi lain, saat ini Pertamina Patra Niaga dorong upaya percepatan dan kepastian suplai kapal khususnya untuk jenis BBM yang dilaporkan mengalami kendala stok,” jelas Ahad pada Selasa (18/11/25).
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menyatakan komitmen menjaga kelancaran distribusi energi hingga pelosok negeri. Langkah mitigasi ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Hari Raya Galungan yang jatuh pada 19 November mendatang. Melalui peningkatan persediaan build up stock, Pertamina berharap lonjakan konsumsi masyarakat dapat teratasi.
Ahad menegaskan peningkatan suplai BBM dilakukan melalui kedatangan kapal pengangkut BBM pada pekan ini. Kapal tersebut diperkirakan sandar pada periode Selasa (18/11/25) hingga Kamis (20/11/25) dengan total muatan 5.500 KL Pertamax dan 3.000 KL Pertalite yang akan dipasok melalui Terminal BBM Sanggaran.
“Selain itu, di sisi teknis lapangan, prioritas pengiriman dilaksanakan untuk lokasi terlapor mengalami kendala stok. Peningkatan pengiriman juga dilaksanakan sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan Terminal BBM beroperasi 24 jam untuk menjamin pasokan di Pulau Bali dan sekitarnya aman,” tutup Ahad.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran atau ketidaknyamanan di SPBU dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center.(*)
